Pre Wedding Novia & Aria

Ini dia beberapa foto-foto Pre wedding Novia & Aria yang sudah WM edit sebagian.  Pemotretan Pre wedding ini dilakukan di dua tempat yaitu di Cikoneng – Bojong Soang, Kab. Bandung dan di Kampung Batu-Malakasari Kab. Bandung.

img_9920-5r
Novia & Aria take a shoot at Cikoneng, Bojong Soang – Kab. Bandung

Untuk Izin lokasi Pemotretan di Cikoneng Gratis, di Kampung Batu Rp.600.000 (fasilitas ; semua spot di Kampung Batu & Gazebo) , untuk info Paket Prewedding silahkan klik DISINI!

img_7154edit-5r

Novia & Aria take a shoot at Cikoneng, Bojong Soang – Kab. Bandung

img_7209-5r

Novia & Aria take a shoot at Cikoneng, Kampung Batu, Malakasari – Kab. Bandung

img_7280edit-5r

 

Novia & Aria take a shoot at Cikoneng, Kampung Batu, Malakasari – Kab. Bandung

img_9871-5r

Novia & Aria take a shoot at Cikoneng, Bojong Soang – Kab. Bandung

img_9904-5r

 

Kedua pasangan ini akan melaksanakan pernikahan di tanggal 5 Maret 2017, do’akan ya Sob untuk mereka semoga acara pernikahannya sukses!

Terima kasih untuk Novi & Aria telah mempercayai WM untuk mengabadikan moment indahnya, Semoga kalian menjadi pasangan yang langgeng hingga akhir hayat. Aamin.

Sovian Ch.

CP WA: 087722539267

 

 

 

 

Tekstur dalam Fotografi

 Ada tiga aspek komposisi yang sangat penting dalam fotografi tekstur yaitu: Contrast (kontras), curves (kurva), dan patterns (pola). Dengan memperhatikan tiga aspek tersebut pasti Sobat dapat membuat foto tekstur Sobat lebih  bersinar. Tidak percaya? Coba aja Sob.

tekstur dalam fotografi
“Gajah” ditangkap oleh Colby Johnson (Klik Gambar untuk melihat lebih dari Colby Johnson)

Ada dua jenis utama dari kontras. Yang pertama adalah kontras tonal (tonal contrast). Yang kedua adalah kontras warna (color contrast). Kedua jenis kontras dapat digunakan secara efektif pada gambar tekstur.

Ada dua metode dasar untuk menggunakan kontras pada foto tekstur. Salah satu caranya dapat menggunakan kontras dalam tekstur itu sendiri. Titik kuncinya adalah bahwa kontras dapat meningkatkan detail dalam tekstur dan membuatnya menonjol. Untuk itu, salah satu trik untuk membuat fotografi yang menarik dimulai dengan dengan objek yang memiliki kontras yang baik. Hal ini seharusnya tidak terlalu menantang karena ada banyak benda seperti itu dimana-mana. Salah satu contoh adalah formasi batuan dengan lapisan multi-warna.

Cara yang  kedua untuk memanfaatkan kontras adalah untuk memilih background yang kontras dengan area bertekstur yang berfungsi sebagai subjek. Bila ini dilakukan, area  bertekstur akan menonjol dan akan menarik perhatian.  tujuan dari metode ini adalah untuk menampilkan objek dengan background kontras pada tone atau warna.  Anggur hijau merambat pada dinding putih adalah contoh yang bagus untuk menggunakan metode ini.

Jadi, jika Sobat ingin membuat gambar tekstur yang eye-catching, mulailah untuk menemukan obyek dengan kontras yang baik; kemudian, terangi dengan cahaya dari samping.

Tekstur juga sering dapat mengambil bentuk kurva. Kurva ini sangat efektif digunakan untuk tujuan komposisi. Ketika hal ini terjadi, kurva cenderung jatuh ke dalam salah satu dari dua kategori: leading curves dan non-leading curves .

Tujuan dari leading curves adalah untuk mengarahkan mata viewer. Umumnya, leading curves mengarahkan perhatian viewer atau penikmat foto ke pusat subjek pada  gambar. Subjek diperkuat sebagai hasilnya. Kurva pada kawat di bunga yang mengarah ke pusat bunga adalah salah satu contoh penggunaan kurva ini.

Non-leading curves tidak mengarahkan mata viewers ke pusat subjek. Peran non-leading curves ini berfungsi untuk menambahkan konten baik secara emosional atau informasi ke foto tekstur. Lihatlah pola yang terbentuk oleh pakis untuk melihat contoh yang baik dari non-leading curves.

Tekstur Dalam Fotografi
“Pakis” ditangkap oleh liz barat

Ketika menggunakan kurva, sangat penting untuk menggunakan kurva yang bekerja selaras dengan gambar untuk mengkomunikasikan titik utama dari gambar.

Pattern atau Pola seringkali sangat efektif dalam menonjolkan subjek. Di sisi lain, orang yang melihat foto akan dengan cepat bosan jika pola terlalu sederhana. Oleh karena itu, kita harus sedikit kreatif menggunakan pola jika kita tidak ingin membuat mereka bosan. Ada dua pendekatan untuk menggunakan pola tekstur yang dapat menciptakan pola yang lebih menarik. Pendekatan beberapa pola dan pematahan pola.

Cara pertama adalah dengan menggunakan dua atau lebih pola dalam gambar yang sama. Namun, pola harus digunakan dengan cara memperkuat kedua pola. Contohnya adalah jepretan bunga secara close-up di mana pola tekstur pusat bunga cocok dengan pola tekstur pedal.

Pilihan lainnya adalah untuk mematahkan pola tekstur. Hal ini biasanya dilakukan dengan menempatkan objek ke dalam pola. Sebuah batu diantara semanggi adalah contoh yang baik dari pematahan pola.

Salah satu cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan aturan komposisi (seperti aturan pertiga atau segitiga emas) dalam menempatkan objek.

Teksur dalam fotografi
Foto yang diambil oleh Alex Lewis (Klik Gambar untuk melihat lebih dari Alex Lewis)

Semoga artikel kali ini dapat bermanfaat untuk untuk menciptakan foto tekstur, tapi ini baru awal. Ada lebih banyak informasi yang tersedia tentang bidang tekstur fotografi. Selalu ingat, semakin Sobat menguasai, semakin baik gambar yang Sobat buat. Selamat mencoba.

Tentang Penulis:

Artikel ini ditulis oleh Ron Bigelow, Discovering Texture Photography . Beliau telah menciptakan sumber daya yang luas dari artikel ini untuk membantu mengembangkan keterampilan fotografi. Mohon maaf jika translate-nya kurang jelas 🙂

 

Jasa Pembuatan Album Magazine – Bandung

Terimakasih pada para pelanggan Album Magazine yang selama ini mempercayakan Weddingkumagazine untuk mengabadikan hasil jepretannya menjadi album magazine ataupun hanya menggunakan jasa pembuatan kolase untuk album magazine.

Kami akan selalu berusaha melayani pelanggan 24 jam online (untuk fast respond silahkan hubungi no WA:087722539267)

Untuk saat ini estimasi pembuatan album magazine sekitar 3-7 hari, dan jasa design kolase untuk album magazine 3-7 hari.

Saat ini Klien Weddingkumagazine berasal dari Jawa ataupun Luar Jawa, dengan adanya ekspedisi Album magazine kini dapat tersebar hampir ke seluruh pelosok Indonesia. Jadi jangan khawatir, dimanapun Sobat berada kami siap Membantu Anda!

Untuk Sobat-sobat yang mau cetak album magazine, silahkan download pricelistnya DISINI!

Bunga: Subjek Fotografi Yang Sempurna

Bunga adalah subjek yang selalu indah untuk diportret, kapan saja dan dimana saja bunga-bunga selalu tumbuh dengan warna-warna yang menarik. Untuk itulah kenapa Bunga bagus untuk dijadikan bahan eksperimen dalam fotografi

bunga indah
“Musim Semi Blooms” oleh anggota PictureSocial Tommy Cox

Seperti memotret subjek yang lain, untuk memotret bunga pun Sobat perlu menyiapkan peralatan kamera dan aksesoris. Jika Sobat berencana untuk pergi ke suatu tempat seperti arboretum atau taman bunga, Sobat perlu menyiapkan tripod, lensa, filter dan aksesoris lainnya. Mungkin Sobat akan mengabiskan waktu seharian untuk memotret bunga, untuk itu jangan lupa bawa baterai dan kartu memori  tambahan.

Tripod benar-benar merupakan alat penting saat memotret bunga. Karena memotret bunga biasanya akan lebih dekat dengan subjek, sedikit saja gerakan pada kamera akan sangat mempengaruhi hasil gambar. Untuk itu gunakanlah tripod untuk mengurangi guncangan pada kamera. Jika Sobat belum punya tripod, belilah sekarang tripod yang kecil saja.

Dalam memotret bunga juga Sobat harus memperhatikan titik focus. Dalam subjek bunga tersebut apa yang akan Sobat tonjolkan apakah mungkin kelopaknya, butiran air atau mungkin serangga kecil yang ada di atasnya. Lihatlah dengan teliti pada subjek Sobat mana yang menarik untuk dijadikan titik focus.

kupu-kupu
“Butterfly set Canon 60D EF 100mm – 400mm FL 300mm” oleh anggota PictureSocial Christopher Okano

Pencahayaan bisa saja rumit, tergantung dimana dan kapan Sobat memotret. Akan lebih baik jika Sobat memotret bunga pada pagi hari. Embun masih terlihat diatas bunga, sehingga Sobat bisa mendapatkan beberapa gambar makro yang sangat indah dengan air embun. Matahari belum tinggi, sehingga pencahayaan akan lebih ideal, bayangan sedikit keras. Jika Sobat harus memotret di tengah hari, gunakan diffuser untuk melunakan efek bayangan keras dari terik matahari.

gelembung di kelopak
“The ….” oleh anggota PictureSocial Steve Barr

Hati-hati dengan sudut pandang saat memotret bunga.  Sobat dapat memotret di bagian atas, atau berbaring di tanah. Cobalah dengan sekreatif mungkin untuk memotret bunga, lakukan hal-hal yang mungkin tidak biasa dalam memotret bunga atau Sobat bisa melihat referensi fotografer bunga yang lebih mahir untuk mendapatkan sudut pandang yang pas.

Taman bunga, bunga indah
“Untitled” oleh anggota PictureSocial John

Lakukan eksperimen, bersenang-senanglah. Ingatlah, bunga adalah subjek yang sangat menarik, Yang Sobat butuhkan adalah kamera dengan peralatan yang tepat, waktu yang luang dan musim yang tepat.

Bagaimana Cara Memotret Bunga?

Bagaimana Agar Klien Nyaman Ketika Pemotretan?


Prewedding di Bandung
Prewedding Andy & Vika | Lokasi : Curug Tilu-Ciwidey Bandung

Ada satu hal yang WM pelajari saat memotret orang, ada respon yang berbeda antara foto candid dan pose. Memotret secara candid dengan ekspresi yang alami tentu berbeda dengan subjek yang kita atur posenya. Terkadang yang sangat sulit adalah memunculkan ekspresi alami ketika memotret dengan pose. Untuk itulah kenapa dalam pemotretan pose tidak pernah dilakukan dengan sekali “jepret” dalam satu pose.

Faktor ekspresi yang kurang alami tentu saja salah satunya dipengaruhi karena klien yang kita potret kurang nyaman, mungkin karena pose yang kita arahkan seolah “memaksa”, atau mungkin karena klien tidak terbiasa menghadapi kamera sehingga dia menjadi gugup.

Lalu bagaimana cara agar klien nyaman saat melakukan sesi pemotretan, sehingga hasil yang kita dapatkan terlihat lebih natural?. Mungkin beberapa hal di bawah ini dapat membantu.

Pertama,  jadikan kamera sebagai teman mereka. Ingat, masih banyak orang yang jarang di potret dalam hidup mereka sehingga begitu melihat kamera mengarah kepadanya muka mereka menjad merah karena malu, atau bahkan tidak jarang ada yang memalingkan muka dari kamera. Apalagi jika fotografer memotret mereka berulang-ulang. Cara yang baik adalah beritahu mereka bahwa akan ada beberapa kali shoot dalam satu pose untuk nantinya diambil pose yang paling baik. Jika sudah beberapa kali biasanya klien akan merasa lebih nyaman dari sebelumnya.

Kedua, sederhana tapi paling penting, Bicaralah Dengan Mereka. Saat sesi pemotretan WM sering memulai percakapan dengan mereka tentang sesuatu yang mereka sukai seperti pernikahan meraka, kapan dan bagaimana mereka bertemu, hobi, karir, dll. Sementara saat kita ngobrol kita bisa mengambil beberapa shoot. Dengan cara seperti ini akan mendekatkan Sobat dengan Klien dan membantu mereka untuk menyadari bahwa kamera tidak hanya alat tapi perpanjangan tangan dari seseorang

 Ketiga, Jika Sobat memotret Klien hanya di satu tempat, bukan tidak mungkin mereka akan merasa bosan. Jadi Kenalkan Dengan Lingkungan Sekitar, biarkan mereka tahu apa yang Sobat pikirkan. Tapi, jangan berpikir untuk diri sendiri misal “Aku akan membawamu ke…!” atau “Ayo kita pergi ke…..!.” sebaliknya katakanlah, “Lihatlah tempat itu. Lihatlah cahaya mataharinya menyinari rumput, sepertinya tempat itu sangat cocok untuk kita melakukan pemotretan!.” Kenalkan mereka dengan lingkungan sekitar dan biarkan mereka yang menentukan kita yang memberikan jalan.

Prewedding Jaswin & Irma @weddingkumagazine

Dan terakhir Jangan Pernah Berhenti Memotret. Sebagian besar hasil jepretan WM berakhir dengan tidak berguna, bukan karena kurangnya keterampilan tetapi karena WM tidak bisa berhenti menekan tombol shutter sekalipun saat istirahat. Jika Sobat hanya memotret setelah mereka tepat dimana mereka akan dipotret, mereka akan merasa demam panggung lagi saat pemotretan. Jadi alangkah baiknya, diluar sesi pemotretan pose pun, Sobat harus aktif menggunakan kamera Sobat untuk memotret kegiatan mereka, sehingga jika mereka merasa diperhatikan oleh fotografer maka dalam sesi pemotretan selanjutnya mereka sudah merasa dekat dengan Sobat. Hanya saja melakukan ini, Sobat memerlukan memory tambahan karena memory Sobat akan cepat habis.

Semoga tips-tips diatas dapat membantu Sobat untuk menjembatani antara kamera dan klien. Salam jepret!

 

Design Kalender Gantung 2017

Ini dia Design Kalender Gantung 2017

Design kalender gantung 2017 eklusif Ukuran 30×40 (12R), Sobat tinggal kirim foto-fotonya melalui email ( weddingkumagazine@yahoo.com ), kita design-kan kalender gantungnya sesuai keinginan Sobat.

Untuk info harga atau lama proses silahkan hubungi WeddingkuMagazine melalui Telpon atau Whatsapp ke: 087722539267.

Ayo abadikan foto-foto kenangannya menjadi kalender gantung eklusif, cocok buat hadiah ulang tahun atau hadiah pernikahan.

Selain kalender gantung satuan, WeddingkuMagazine juga menerima pembuatan kalender duduk satuan.

JJS di Waterboom Barusen Hills

Waterboom Barusen Hills swimming pool prewedding
Waterboom Barusen Hills

Long weekend ini saatnya JJS (Jalan-Jalan Santai) bersama keluarga sambal ngintip-ngintip tempat yang cocok buat Pre-wedding. JJS kali ini ngajak anak-anak untuk renang di Waterboom Barusen Hills yang berada di Kampung Barusen, Pasir Jambu – Soreang. Ini pertama kali juga kita liburan kesana, biasa dapat info dari tetangga-tetangga hehe….

Tempatnya tidak terlalu jauh dari Ibukota Kabupaten Bandung, Pasirjambu memang melalui jalur Jalan Raya Ciwidey, itu artinya tempat ini bisa jadi tempat wisata alternatif untuk para pelancong disaat arah menuju Ciwidey macet parah.

Jika Sobat arah dari Bandung, setelah melewati pom bensin Pasirjambu, Sobat akan melihat plang berwarna merah dengan tulisan Waterboom Barusen dengan tanda panah ke sebelah kiri, ikutilah jalur itu. Namun setelah memasuki jalan yang cukup kecil, Sobat yang pertama kali ke sini akan sedikit agak linglung, karena tidak ada petunjuk lagi di jalan ini. Namun jangan khawatir ikuti saja jalan ini, nanti setelah jembatan Sobat akan menemukan pertigaan, ambil yang ke sebelah kanan dan ikuti jalur itu sampai ke tujuan. Jarak dari Jalan Raya Ciwidey cukup jauh sekitar 4KM dengan jalan yang sempit dan agak berbatu. Lanjutkan membaca “JJS di Waterboom Barusen Hills”

Kisi-kisi Uji Kompetensi Fotografi

Ayo Kawan-kawan fotografer yang mau ikutan uji kompetensi untuk sertifikasi fotografer, bisa lihat kisi-kisi uji kompetensi fotografi disini 🙂

DeeInna

Kisi kisi Uji Kompetensi Fotografi berdasarkan level 3 KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia)

Disusun berdasarkan Unit Kompetensi pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang fotografi

  1. Memilih Jenis Kamera
  • Memilih kamera yang sesuai dengan kebutuhan
  • Memilih perangkat penunjang sesuai dengan kebutuhan
  1. Memeriksa Perangkat Kamera
  • Memeriksa kesiapan fungsi kamera
  • Memeriksa kesiapan operasional kamera.
  • Memeriksa pengoperasian masing-masing komponen dalam kamera untuk ketepatan teknis pemotretan.
  1. Menentukan Elemen Pencahayaan
  • Melakukan pengoperasian masing-masing komponen pencahayaan dalam kamera.
  • Menetapkan pengaturan pencahayaan yang sesuai dengan kebutuhan.
  1. Mengatur Ketajaman Gambar
  • Menentukan ketajaman gambar berdasarkan pada objek.
  • Menentukan sistem titik fokus yang tepat.
  1. Menentukan Sudut Pengambilan
  • Menentukan sempit-luasnya bidang pandang.
  • Menentukan posisi kamera terhadap objek pemotretan.
  1. Menentukan Latar Depan-Latar Belakang
  • Memilih latar depan dan belakang gambar.
  • Menentukan aspek teknis yang membentuk dimensi ruang.
  1. Menentukan Komposisi Pemotretan
  • Menentukan posisi objek utama.
  • Menata elemen pendukung yang diperlukan.
  1. Mengidentifikasi Arah, Karakter dan Warna Cahaya
  • Mengidentifikasi arah cahaya.
  • Mengidentifikasi warna cahaya.
  1. Menentukan Perangkat…

Lihat pos aslinya 161 kata lagi