10 Tips & Trik untuk Fotografi Portrait Yang Baik

Portrait adalah salah satu jenis dalam fotografi dari sekian banyak jenis fotografi. Fotografi Portrait biasanya memotret wajah seseorang dalam satu adegan foto. Jika Sobat senang memotret teman, anggota keluarga, model atau orang lain, mungkin Sobat termasuk dalam kategori fotografi ini.

Sebuah portrait yang baik adalah portrait yang memiliki cerita, dapat menciptakan sesuatu yang unik atau portrait yang berisi kenangan. Portrait yang baik juga mengungkapkan kepribadian sejati dari seseorang. Jadi bagaimana memotret portrait dengan baik?

10 Tips & Trik untuk Fotografi Portrait Yang Baik

Foto yang diambil oleh Daniel L

  1. Background

Background memainkan peranan penting dalam semua jenis fotografi, namun…seperti yang WM jelaskan tadi karena portrait adalah mengenai tentang wajah seseorang, maka sangat penting untuk menggunakan background yang tidak menganggu subjek. Gunakan background yang sederhana saja. Tapi kadang-kadang background lingkungan diperlukan juga untuk menonjolkan kepribadian dari subjek yang kita potret.

Misal, jika Sobat akan memotret seorang guru, Sobat mungkin bisa melakukannya di di dalam kelas, dimana Sobat dapat menambahkan tumpukan buku atau pensil sebagai penguat karakter subjek dan background papan tulis dimana itu menggambarkan bahwa subjek adalah seorang guru. Namun sekali lagi, background jangan terlalu terlihat menonjol ya Sob!. Buatlah background menjadi blur atau mungkin sedikit lebih gelap daripada subjek. Untuk membuat background menjadi blur, Sobat bisa menggunakan lensa zoom dan memotret dari jarak dekat atau dengan pengaturan manual pada wide aperture

  1. Pencahayaan

Jika Sobat memotret dengan cahaya alami, Sobat akan mendapatkan warna-warna yang natural. Namun hati-hati, pemotretan outdoor bisa menjadi rumit jika Sobat tidak dapat mengontrol cahaya dalam beberapa situasi. Misalkan, Sobat jangan menempatkan Subjek tepat di depan matahari, karena hal ini dapat menyebabkan hasil portrait terlalu terang atau terjadi backlight dimana subjek menjadi gelap. Pemotretan di tengah hari juga sebaiknya dihindari sebisa mungkin karena akan banyak sekali bayangan keras di area muka.

Untuk hasil terbaik, arahkan posisi subjek agar berada disalah satu sisi arah cahaya matahari sehingga cahaya matahari menyorot pada bagian samping wajah. Sobat juga bisa menggunakan reflector atau flash eksternal untuk menerangi bagian lain dari wajah. Jika sobat memotret di dalam ruangan, pastikan Sobat menggunakan sumber cahaya yang merata dan lembut untuk menerangi subjek.

  1. Aperture

Coba-cobalah bermain dengan aperture. Aperture dengan bukaan lebar (dengan angka yang lebih rendah) akan mengaburkan (blur) background sehingga membuat subjek terlihat lebih menonjol. Sebaliknya, Aperture dengan bukaan kecil (dengan angka yang lebih tinggi) akan membuat seluruh scene menjadi jelas. Biasanya untuk jenis fotografi portrait gunakan aperture f/2.0 sampai f/5.0.

Pribahasa mengatakan, “Mata adalah adalah cermin pikiran.” Dalam portrait hal ini berlaku. Itulah kenapa Saat memotret, Sobat harus fokus pada mata subjek, kenapa? Karena mata memiliki banyak cerita, dan Sobat sebagai fotografer portrait harus bisa memunculkan kesan pada mata. Tidak harus melulu memunculkan ekspresi wajah dalam portrait, cobalah fokus pada mata subjek untuk mendapatkan kesan yang lain.

.

10 Tips & Trik untuk Fotografi Portrait Yang Baik

“Julianna dan Ilya – oleh Olesia Kliots

 

  1. Angle (Sudut Pandang) dan Pose.

Pose dan angel memainkan peranan penting dalam dunia portrait. Ekspresi subjek yang sadar kamera sudah terlalu umum kita liat. Cobalah gaya lain yang lebih menyentuh, misalkan sedikit senyuman agar terlihat misterius, ekspresi menggoda, memiringkan dagu ke bawah atau ke atas, seolah menengok sambil berjalan atau pose duduk tapi sambil melihat ke atas. Lakukan banyak eksperiment hingga Sobat mendapatkan portrait yang luar biasa!

  1. Buat Model Nyaman.

Untuk membuat portrait agar terlihat natural sehingga bisa memunculkan kepribadian model yang Sobat potret, Sobat harus membuat model senyaman mungkin. Dia harus merasa berada di rumah sendiri agar bebas dan spontan. Pastikan sebelum melakukan pemotretan, Sobat sudah mengenal model lebih jauh dan model pun mengenal Sobat, sehingga model akan merasa nyaman. Juga, jangan lupa untuk selalu tersenyum dan buat beberapa lelucon atau berbicara sesuatu yang dapat menarik model.

  1. Ambil Banyak Jepretan.

Sekarang sudah era digital ya Sob!, tidak seperti kamera yang masih menggunakan film konvensional sehingga setiap jepretan harus diperhitungkan karena harus membeli film. Dengan kamera digital, Sobat tidak perlu melakukan semua itu. Jadi, kenapa Sobat tidak memotret sebanyak-banyaknya untuk mendapatkan banyak angel, pose dan ekspresi? Sobat bisa memotret di dalam ruangan, diluar ruangan, di area taman, ganti pakaian atau mengganti makeup. Lakukan banyak kreativitas, teruslah memotret. Ini tidak hanya akan membuat koleksi portrait Sobat menjadi lebih banyak dan bervariasi, juga bisa membuat model lebih nyaman dengan Sobat; Ia akan terbiasa dengan style Sobat sehingga akan terjadi ikatan kepribadian sehingga portrait Sobat akan terlihat lebih alami.

  1. Posisi Kamera.

Memotret portrait tidak harus selalu sejajar dengan mata subjek. Posisi kamera lebih tinggi atau lebih rendah sambil menjaga fokus pada mata akan membuat sebuah portrait yang menarik dan unik. Jadi biarkan model duduk, berdiri, naik ke atas bangku atau tangga, atau Sobat yang melakukannya.

  1. Makeup.

Makeup merupakan elemen penting bagi sebagian besar portrait, dengan makeup subjek akan terlihat lebih bercahaya dan tentu saja akan terlihat memiliki kesan. Beberapa makeup kreatif juga bisa Sobat lakukan sesuai dengan model atau yang sedang trend hari ini, atau Sobat juga bisa menyesuaikan makeup berdasarkan kepribadiannya. Dengan Makeup Subjek akan merasa lebih percaya diri.

10 Tips & Trik untuk Fotografi Portrait Yang Baik

Foto oleh Alexei Jurchenko

 

  1. Gunakan Asisten

Asisten bisa Sobat kerjakan untuk membantu memegang reflector atau membantu memberikan ide yang baik untuk pose-pose model yang sedang Sobat potret. Sobat mungkin bisa bertanya kepada model Sobat untuk membawa teman atau anggota keluarganya yang dapat membantunya untuk menjadi asisten, sehingga membuat model lebih nyaman. Atau Sobat bisa membayar orang yang sudah berpengalaman untuk pekerjaan sebagai asisten fotografer. Atau mungkin Sobat bisa cari seseorang yang sedang magang dari sekolah jurusan fotografi, jadi Sobat bisa juga sharing ilmu kepadanya.

Sumber: photographerschool.com

Terima kasih atas kunjungannya, silahkan berkomentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s