10 Hal Yang Sering Ditanyakan Mengenai Underwater Photography

underwatter

“Underwater Love” oleh Anya Berkut

Dengan hadirnya kamera yang memiliki  kemampuan untuk memotret di bawah air, baik kamera Underwater, atau kamera yang menggunakan alat tambahan seperti pelastik anti air. Apapun bentuknya, hal itu telah memacu kreatifitas fotografer untuk menghasilkan gambar di bawah air, bahkan pre wedding underwater pun mulai banyak ditawarkan oleh para fotografer, karena memotret di bawah air ini memiliki tantangan tersendiri.

“Cinta bawah air” ditangkap oleh Anya Berkut (Klik Gambar untuk melihat lebih dari Anya Berkut)

Berikut adalah 10 hal yang sering ditanyakan mengenai underwater phoography:

T1 – Mana yang lebih baik, menggunakan kamera underwater atau kamera biasa yang menggunakan alat tambahan seperti plastik anti air?

J1 – Kamera underwater akan lebih mudah digunakan dibandingkan dengan kamera biasa yang menggunakan plastik waterproof, tentu saja dengan menggunakan kamera underwater, Sobat tidak perlu khawatir kamera kemasukan air dan akhirnya rusak. Selain itu, kamera underwater juga dapat digunakan dimanapun Sobat berada seperti di Pantai, Gunung bahkan tempat yang ekstrim sekali-pun.

Meskipun ada produk seperti wadah plastik anti air untuk kamera digital yang lebih tebal dan aman, namun ternyata hal ini berpengaruh kepada hasil jepretan,  plastik anti air  yang menghalangi lensa dapat mengurangi kualitas dari hasil jepretan. Selain itu kamera yang menggunakan wadah plastik anti air tidak bisa terlalu lama di bawah air dan harus sering di cek, takutnya ada air yang masuk ke dalam kamera. kalau kamera sudah kemasukan air, terutama air laut maka saya ucapkan bye-bye kamera😀

T2 – Ada Banyak Sekali Kamera Underwater, Kamera Underwater Yang Bagaimana Yang Harus Saya Beli?

J2 – Sobat dapat mulai mempersempit pilihan Sobat sesuai dengan budget Sobat dan mengidentifikasi di mana Sobat akan menggunakan kamera.

Dengan budget yang terbatas, tentu saja Sobat tidak bisa bebas memilih kamera, ya yang namanya budget terbatas akhirnya Sobat harus mencari kamera yang sesuai dengan budget Sobat. Semakin kecil budget yang Sobat siapkan, maka semakin sedikit juga produk kamera yang harus Sobat pilih. Namun jangan khawatir, jika budget yang menjadi masalah, maka Sobat bisa memikirkan hal lainnya seperti mengindentifikasi dimana kamera tersebut akan Sobat gunakan. Misalkan; Jika Sobat akan menggunakan kamera untuk memotret anak-anak di kolam renang atau di pantai, Sobat tidak perlu membeli kamera yang dirancang untuk snorkelers.

Begitupun jika Sobat membutuhkan kamera untuk memotret di dataran tinggi atau lokasi dengan suhu dingin, mungkin Sobat harus membeli kamera yang mempunya ketahanan terhadap suhu dibandingkan membeli kamera tahan air.

Terkecuali, kalau Sobat memang serius untuk membeli kamera underwater yang professional misalnya untuk scuba-diving, maka pastikan model kamera Sobat harus lengkap untuk kebutuhan tersebut dan pastinya Sobat harus mengeluarkan kocek yang tidak sedikit.

T3 – OK, Saya sudah mempersempit pilihan, Sekarang mana fitur yang paling penting?

J3 – Dibawah ini adalah  spesifikasi dan fitur yang peting secara umum:

  • Kedalaman Waterproof – Tentu saja, Sobat harus tahu sebarapa dalam Sobat dapat membawa kamera Sobat. Biasanya kamera digital bawah laut dapat dipakai hingga kedalaman 8-10 kaki, Ada beberapa model kamera underwater high-end juga yang dapat dibawa hingga kedalaman 33 kaki. Tetapi, apakah artinya semakin dalam kamera dapat dibawa di bawah air itu artinya semakin baik? Secara umum, Ya karena itu artinya penahan anti air pada kamera lebih kuat. Tapi Sobat harus ingat tujuan Sobat membeli kamera. Jika Sobat hana menggunakan kamera untuk memotret di kolam renang atau di pantai yang tidak terlalu dalam, maka spesifikasi kamera yang dapat dipakai pakai pada kedalaman 8-10 kaki itu sudah lebih dari cukup. Ya terkecuali Sobat memang punya rencana mau memotret ikan paus atau hiu😀.
  • Stabilisasi Image– Sobat memutuskan membeli kamera yang canggih dengan harapan kamera dapat lebih stabil pada saat memotret di bawah air, itu sih tidak salah juga!, Tetapi, stabilisasi pada lensa lebih membantu ketika Sobat memotret di bawah air.
  • Umur Baterai– Senengnya punya kamera underwater, ya siapa yang tidak senang bisa jalan-jalan di bawah air (renang kale..) dengan kamera baru. Tapi, oow! Jika Sobat sudah banyak berkutat dengan dunia outdoor, itu artinya Sobat harus memperhitungkan umur baterai pada kamera Sobat, jangan sampai Sobat lagi enak-enak motret eh.. baterai-nya udah low! Apalagi jika Sobat memotret di bawah air, Sobat akan sering menggunakan flash, dan penggunaan flash itu menguras baterai lebih cepat. Jadi pastikan Sobat memilih kamera yang memiliki daya tahan batrai setidaknya 150-200 gambar/charge. Semakin tinggi, semakin baik. Punya baterai cadangan? Kenapa tidak!.
  • Focal Length (Zoom Range) dan Makro– Spesifikasi ini untuk memeriksa bagaimana lebar lensa dan sebarapa dekat lensa Sobat bisa fokus. Hal terbaik untuk memotret di bawah air adalah kamera yang memiliki focal length dengan lebar 24mm atau 28mm, lebih baik jangan lebih dari 35mm. Dalam hal makro, semakin dekat dapat fokus, semakin baik. Tetapi fokus terdekat antara 3cm sampai 10cm sudah lebih dari cukup.
  • Batas temperatur – Pilih kamera yang dapat menahan setidaknya suhu beku (0 derajat celcius), idealnya -8 derajat Celcius atau lebih rendah.
  • Ketahanan Terhadap Benturan – ini seharusnya tidak menjadi masalah besar karena hampir semua kamera underwater ini sangat kasar. Body kamera kebanyakan terbuat dari logam dengan bantalan karet yang sesuai dan biasanya ada fitur impact-resistant di dalam kamera pula. Pastikan ukuran keseluruhan dan berat kamera sesuai dengan keingingn Sobat

.T4 – Kapan dan Dimana Harus Saya Beli Sebuah Kamera Underwater?

J4 – Waktu yang ideal untuk membeli kamera underwater di sebagian besar negara adalahselama musim semi, sebelum musim panas.

Biasanya, model terbaru akan keluar sebelum musim panas dan biasanya ketika kamera model terbaru muncul produsen akan memberikan diskon sebagai bagian dari promosi mereka. Jangan sia-siakan kesempatan ini, segeralah sobat membelinya. Namun ada hal menarik dari jual-beli kamera ini, biasanya jika Sobat membeli langsung di toko harganya tidak terlalu bagus walaupun ada diskon. Tetapi, jika Sobat membelinya di online, disana Sobat akan mendapatkan Diskon yang lumayan besar dan akan terus diperbaharui secara real-time. Kenapa kok bisa begitu? Jangan heran Sob, hari gini toko online itu persaingannya minta ampun sehingga mereka berlomba-lomba mencari pembeli dengan diskon yang gila!  Tapi hati-hati ya, jangan sampai tertipu. Pastikan toko online tersebut memiliki kredibilitas yang baik.

T5 – Yey! Akhirnya Saya Membeli Kamera Underwater Pertama Saya, sekarang harus gimana?

J5 – Kok nanya bagaimana sih? Ya coba dong, segera cari kolam renang dan cobalah kamera anti air Sobat itu. Tapi tunggu! Sebelum itu baca-baca dulu manual book-nya, pelajari tombol-tombol yang akan sering digunakan, juga mana yang boleh dan tidak boleh. Jangan malas membaca! Manual book itu penting lho, kalau gak penting buat apa produsen capek-capek bikin? Hehe.

 T6 – Kualitas Gambar dari Kamera Waterproof saya Tampaknya jelek daripada Kamera Digital saya yang lain, Apakah Kamera saya rusak?

J6 – Dalam banyak kasus, ini bisa jadi benar. Karena perlindungan yang diperlukan untuk elektronik dan optik yang sensitif, kamera digital underwater  harus memotret melalui lapisan kaca pelindung sepanjang waktu.

Gambar mungkin tidak tajam atau lebih kontras dibandingan dengan kamera digital normal lainnya, tapi itu wajar saja Sob, namanya juga motret di bawah air. Terkecuali Sobat mau mengirim foto ke National Graphic. Peru diingat kamera digital normal tidak dapat dipakai dibawah air kecuali menggunakan plastik anti air yang notabene lebih tebal dan lebih gelap.

T7 – Saya Masih Gelisah Tentang Menggunakan Perangkat Elektronik Di Bawah Air, Bagaimana Kalau Ketika Saya Uji Kamera Underwater Saya Ternyata Ada Cacat Yang Mengakibatkan Kebocoran?

J7 – Gunakanlah kamera dengan bijak, mungkin itu seperti pepatah kuno! Tapi memang ada benarnya. Maksudnya, Gunakan kamera Sobat sesuai dengan peruntukannya. Bawa-bawa kamera ketika renang (cuman dibawa doang), menjatuhkannya dari ketinggian (mentang-mentang body-nya kuat), meninggalkannya di bak mandi (buat apa? :D) sekalian aja siram ke toilet! Hahaha…. HAL ITU TIDAK DIANJURKAN!.

Hal penting untuk diingat adalah, ujilah kamera Sobat pada saat masih garansi, tentu saja setelah Sobat membaca hal mana yang tidak termasuk garansi.

Q8 – Kenapa Kamera Waterproof Memiliki Batas Kedalaman dan Berapa Lama Saya Bisa menggunakan Kamera Underwater?

J8 – Kamera underwater memiliki penahan karet dan kunci logam yang menutup air dan puing-puing, namun, jika Sobat membawanya terlalu dalam di bawah air yang tekanannya tinggi maka tekanan tersebut dapat mendorong penahan tersebut keluar dari tempatnya dan membuat kamera kemasukan air. Sehingga penting bahwa Sobat dapat tetap pada batas kedalaman yang dianjurkan kamera underwater yang Sobat punya.

Dalam hal berapa lama Sobat dapat menggunakan kamera underwater, masing-masing model memiliki spesifikasi yang berbeda, jadi bacalah manual untuk memastikan. Sekali lagi bacalah!

T9 – Woohoo! Kamera Underwater Saya Masih Bekerja! Apa yang Harus Saya Lakukan Agar Kamera Saya Bisa Tahan Lama dan Tetap Bekerja Sempurna?

J9 – Ya Allhamdulillah dong kalau masih bagus! Tapi jangan mentang-mentang kamera-nya tahan lama Sobat sampai lupa merawatnya terutama memeriksanya.

Ingat bahwa air laut, es, air kolam renang, lumpur, dan kotoran semuanya memiliki zat korosif yang berbeda, jadi pastikan Sobat mencuci kamera Sobat dengan air bersih dan keringkan sebelum disimpan.

Oh iya!, jangan mencuci kamera Sobat di mesin pencuci piring, kalau tidak ingin menangis karena kamera Sobat hancur. Lagian, malas banget cuman nyuci kamera aja nggak akan 1 jam.

tidak menempatkan kamera Anda di mesin pencuci piring, menangis dengan suara keras!

 T10 – Saya Mendengar Bahwa Underwater Photography itu Berbeda dari jenis photography lainnya?

J10 – Hal ini, terutama karena bagaimana gelombang cahaya yang diubah oleh air beriak dan air distorsi sehingga menciptakan gambar.

Berikut adalah beberapa tips mudah memotret di bawah air.

  • Hampir sama dengan jenis fotografi lainnya, hanya saja fotografi di bawah air lebih banyak menggunakan lampu kilat, tapi hati-hati dengan penggunaan lampu kilat (liat di bawah).
  • Lebih dekat dengan subjek Sobat.Karena karakteristik fisik air, semakin kecil jarak antara lensa dan subjek Sobat, semakin baik rincian. Sobat akan mendapatkan lebih sedikit distorsi karena gerakan air, kurang cahaya yang menyimpang dari gelombang reflektif, Sobat  akan menangkap kontaminan kurang mengambang pada foto underwater Sobat.
  • Saat menggunakan lampu kilat di bawah air, khususnya di dalam, perairan gelap, Sobat akan melihat banyak titik mengambang putihdi foto Sobat sebagai cahaya memantul partikel air seperti pasir dan debu. Minimalkan ini dengan menembak cahaya yang lebih baik atau dekat dengan subjek Sobat.
  • Cobalah untuk memposisikan diri RENDAH dari subjek Sobat, yang berarti, Sobat memotret ke arah permukaan. Hal ini biasanya menciptakan latar belakang yang halus untuk subjek Sobat sebagai permukaan air yang cerah.

Itulah 10 hal yang sering ditanyakan mengenai underwater photography, semoga bermanfaat ya Sob.

Oh iya Sob, kalau Sobat mau prewedd underwater, Sobat bisa hubungi kita ya di 087 722 539 267 (whatsapp on) atau pin BB: 7D15ED2F

Sumber : www.picturecorrect.com

Terima kasih atas kunjungannya, silahkan berkomentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s