TUTORIAL: Light Painting Photography

Fotografi adalah cara Sobat untuk menjadi kreatif. Apakah itu dengan mengambil foto pemandangan atau memotret sesuatu yang real bahkan sesuatu yang abstrak. Namun ada satu Teknik lain yang tak kalah menyenangkan dari fotografi ini. Teknik itu adalah light painting atau lukisan cahaya. Inti dari lukisan cahaya, seperti yang mungkin Sobat pikirkan yaitu melukis dengan cahaya😀. Artikel ini akan memberitahu Sobat cara kerjanya, seperti apa itu lukisan cahaya?, dan bagaimana Sobat dapat mencobanya sendiri.

"Friedrich Shiller" -oleh Aaron Bauer

“Friedrich Shiller” -oleh Aaron Bauer

Bagaimana caranya melukis cahaya? Pertama kita harus mengetahui bagaimana kamera Sobat bekerja dan bagaimana pencahayaan bekerja.

kamera berfungsi menangkap cahaya yang dipantulkan dari permukaan yang berbeda di sekitar. Jika ada banyak cahaya, kamera tidak akan memiliki kesulitan menangkapnya. Jika tidak ada cahaya atau sedikit cahaya, maka kamera membutuhkan waktu lebih lama untuk mengumpulkan semua informasi untuk membuat foto yang bagus. Kamera mengkompensasi kurangnya cahaya dengan menggunakan shutter speed yang lebih panjang.

Jadi, bagaimana ini berlaku untuk lukisan cahaya? Ketika Sobat melukis dengan lampu, Sobat menggunakan fakta bahwa lingkungan di sekitar Sobat memiliki sedikit cahaya dan menggunakan sumber cahaya dari lampu yang Sobat pegang.

Teknik
Ada beberapa teknik yang berbeda dari lukisan cahaya:

  1. Yang pertama menggerakan sumber cahaya. Hal ini menciptakan garis-garis panjang cahaya yang dapat mengambil apapun bentuk atau bentuk. Ini adalah salah satu teknik yang paling menyenangkan yang pernah ada. Ini benar-benar memberi Sobat kesempatan untuk menggunakan imajinasi Sobat dan membuat gambar yang indah. (bagaimana cara membuat ilusi api dengan lukisan cahaya?)
  2. Teknik kedua adalah menggerakkan kamera. Ini adalah teknik yang hampir selalu mengaburkan seluruh gambar dan menciptakan efek yang sangat abstrak.
"Midnight Coffee" oleh Alex Ponce

“Midnight Coffee” oleh Alex Ponce

Alat Yang Dibutuhkan Untuk Melukis Cahaya

Sekarang mari kita coba. Sobat akan membutuhkan beberapa hal sebelum Sobat dapat memulai tutorial lukisan cahaya ini:

  1. Hal pertama jelas kamera. Ini tidak harus menjadi kamera super mewah tetapi Sobat harus sudah menguasai pengaturan dan control pada kamera Sobat. Pengaturan yang paling penting yang akan menyesuaikan pada lukisan cahaya adalah shutter speed. Ketika ada sedikit atau tidak ada cahaya, kamera akan secara otomatis menyesuaikan diri, tetapi terkadang Sobat harus mengubah pengaturan dan membuat shutter speed lebih lama.
  2. Hal kedua adalah tripod. Alat ini juga sangat penting karena melukis cahaya memerlukan shutter speed yang panjang maka untuk mengurangi guncangan akibat tidak stabilnya pegangan makan Sobat memerlukan tripod. ( baca juga: 10 Fungsi Tripod Untuk Fotografer)
  3. Hal ketiga yang Sobat butuhkan tentu saja sumber cahaya. Sobat bisa menggunakan sumber cahaya apa saja, namun WM menyarankan Sobat menggunakan lampu LED, karena lampu ini memiliki intensitas cahaya yang terbaik, memiliki berbagai macam warna dan ukurannya yang tidak terlalu besar. Selain itu lampu LED juga bagus lho untuk liat batu akik… xixixixi!😀

 Cara Melukis Cahaya

Sekarang tibalah saatnya bagian yang menyenangkan. Carilah tempat yang gelap (asiiik gelap-gelapan hehehe….:D) atau Sobat bisa Pergi keluar pada malam hari dan mencari tempat di mana Sobat ingin melukis cahaya. Hampir bisa apa saja, Sobat dapat mencoba melukis wajah atau smiley pada tong sampah, menulis grafiti di dinding tanpa melakukan sesuatu yang ilegal, dll.

Sesuaikan pengaturan kamera Sobat dengan menggunakan shutter speed yang panjang dan jika Sobat sendirian, Sobat bisa menggunakan timer untuk memicu tombol shutter.

Sekarang kembali ke bagian lukisan. Karena lampu yang Sobat gunakan jauh lebih terang dibandingkan area sekitar, maka kamera Sobat akan lebih baik merekam jejak cahaya yang Sobat gunakan. Yang keren dari melukis cahaya ini adalah jika Sobat berlari di depan kamera dengan membawa sumber cahaya, maka badan Sobat tidak akan tertangkap kamera, hanya sumber cahaya lah yang tertangkap kamera. Jika Badan Sobat masih bisa tertangkap kamera saat Sobat berlari di depannya, itu berarti kecepatan rana (shutter speed) yang Sobat gunakan masih kurang panjang.

"Dairy Farm Orb" oleh Aaron Bauer

“Dairy Farm Orb” oleh Aaron Bauer

Sekarang Sobat sudah tahu cara Melukis Cahaya?, kini saatnya Sobat berimajinasi dan membuat lukisan cahaya yang bagus seperti para fotografer Light Painting Profesional.

Selamat mencoba!🙂

Sobat senang memotret landscape? Coba baca juga: Tips Memotret Landcape

Sumber: picturecorrect

Terima kasih atas kunjungannya, silahkan berkomentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s