Bagaimana Cara Memotret Bunga ?

Bunga adalah salah satu ciptaan Tuhan yang paling indah, paling banyak disukai orang-orang, juga banyak disukai fotografer sehingga banyak komunitas fotografi bunga di Indonesia yang bermunculan di sosial media seperti Facebook. Karena fotografi bunga adalah salah satu jenis fotografi favorit , Sobat tidak akan sulit untuk mempelajarinya, Sobat tinggal gabung di komunitas fotografi bunga tersebut dan belajar bersama mereka.

Pink and Bokeh

“Pink and Bokeh” (F/4.0 ISO:320 1/1000) oleh Milana Ryan

Jika dilingkungan Sobat tidak menemukan bunga yang bagus, atau Sobat tidak memiliki kebun sendiri, mulai sekarang cobalah menanam bunga dalam pot atau membuat taman kecil, selain sebagai hiasan rumah juga menjadi taman eksperimen fotografi bunga.

Cahaya juga merupakan hal yang penting dalam fotografi bunga, cahaya lembut adalah cahaya yang terbaik untuk fotografi bunga. Kenapa? Cahaya yang terlalu kuat akan mengurangi detail pada kelopak dan warna, karena disitulah keindahan fotografi bunga berasal. Dengan cahaya lembutlah detail pada bunga akan tampak dan mendapatkan hasil yang baik.

Untuk pencahyaan natural, gunakan cahaya ketika cuaca sedang mendung atau berawan, karena cahaya ini memiliki intensitas rendah dan tidak menciptakan bayangan yang kuat pada bunga. Kondisi berawan adalah saat yang sempurna untuk memotret bunga karena tidak ada bayangan yang dapat merusak detail dan kesemepurnaan pada bunga.

Cara lain yang bagus untuk memotret bunga adala dengan menggunakan filter polarising. Filter ini berfungsi untuk meredupkan cahaya yang terlalu terang. Cahaya terang dapat menyebabkan hilangnya detail pada bunga yang Sobat potret dan kamera akan sulit untuk memotret detail dalam bunga yang terlalu banyak cahaya terutama cahaya pada kelopak. Gunakan filter ini untuk meredupkan cahaya dan mengeluarkan detail pada bunga.

Metode lain untuk memotret bunga yang baik adalah dengan teknik freezing (membekukan obyek). Gunakan shutter speed yang tinggi untuk menghindari guncangan saat memotret bunga terutama guncangan angin pada bunga. Usahakan jangan menggunakan mode auto, karena jika Sobat memotret bunga dengan mode auto saat cahaya mendung biasanya shutter speed akan berkurang untuk mendapatkan cahaya dan dengan speed rendah detail bunga akan sulit didapatkan.

Tiga Dara Mencari Cinta

“Tiga Dara Mencari Cinta” (D70s – FL 180mm – f 2.8 – 1/800sec – ISO 200) oleh Taufique Rahman

Pastikan posisi kamera diam jika Sobat memang belum memahami fungsi shutter speed. Gunakan tripod untuk mengurangi guncangan pada kamera sehingga kamera dapat berdiri dengan stabil.

Hal berikutnya adalah usahakan untuk mendapatkan fokus yang tajam. Apakah Sobat tahu atau pernah mendengar depth of field?. Depth of field atau kedalaman lapangan jika diistilahkan dengan bahasa IndonesiašŸ˜€ , maksudnya adalah ā€œkisaran apa yang ada dalam fokus.ā€ Ketika kita memotret bunga kita hanya perlu bagian fokus yang kecil dari foto. Ini berarti kamera hanya ā€œmelihatā€ bagian tertentu dan dalam fotografi bunga bagian tertentu itu adalah bunga. Dengan menggunakan teknik depth of field, Sobat dapat mengaburkan background. Efek ini benar-benar bagus, Sobat akan mendapatkan detail bunga dengan bokeh yang indah.

Ingin mendapatkan foto bunga yang tajam? Disinilah f stop dan aperture dapat Sobat mainkan. Bila Sobat memiliki aperture sempit (angka tinggi pada f stop) itu berarti Sobat memiliki kesempatan lebih besar untuk menciptakan gambar yang lebih tajam. Apa itu f stop? F stop adalah bukaan pada lensa yang memungkinkan cahaya untuk masuk atau menguranginya. Bila lensa Sobat memiliki bukaan/f stop yang lebih kecil, kamera mampu mempertajam pandangannya. Setelah Sobat faham mengenai fungsi f-stop dan aperture, cobalah gunakan wide aperture (bukaan lebar) atau angka f paling rendah untuk mendapatkan deep of field dan blur pada background. Jika sudah berhasil, saat itulah Sobat dapat memperhatikan pencahayaan pada bunga.

Jika Sobat menempatkan bunga dengan baik pada kamera dengan komposisi rule of third, mungkin Sobat akan mendapatkan foto bunga terbaik. Upload di komunitas bunga yang Sobat ikuti, dan memohon saran kepada teman-teman yang lebih ahli di bidang fotografi bunga sehingga Sobat akan mendapatkan ilmu baru.

Fotografi bunga akan terlihat baik ketika Sobat memiliki sudut pandang yang bagus. Hal ini juga dikenal sebagai ā€œkomposisiā€. Hal ini berkaitan dimana Sobat dengan sengaja memposisikan hal menarik di foto Sobat. Pada fotografi bunga mungkin Sobat ingin menposisikan secara khusus pada kelopak bunga.

New Born

“New Born”(1/150 sec, F/7,ISO: 200, FL : 52 mm) oleh Diki Roy Nirwansyah

Ketika Sobat men-zoom untuk mendapatkan area bunga yang lebih dekat, berarti sobat akan bekerja di area yang lebih kecil pada bagian bunga. Semakin kecil area biasanya memiliki cahaya yang kurang, untuk itu Sobat perlu melambatkan speed atau membuka aperture seluas-luasnya. Kesimpulannya semakin kecil area semakin banyak cahaya yang dibutuhkan.

Sekali lagi, fotografi bunga adalah salah satu jenis terbaik dalam dunia fotografi. Jika Sobat sudah mengerti dengan teknik pemotretan bunga ini, Sobat akan mendapatkan gambar-gambar yang begitu indah dipandang. Yang terpenting dalam fotografi bunga hampir sama dengan fotografi lainnya yaitu pencahayaan yang baik, komposisi dan metode teknis. Selamat belajar memotret bungašŸ™‚

Salam jepret!

Kredit foto: Komunitas Photographer Bandung Selatan

Terima kasih atas kunjungannya, silahkan berkomentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s