5 Hal yang Dapat Dilakukan Untuk Mengambil Gambar Yang Lebih Baik

fotografi Skill!” Atau, “kelas fotografi.” Ini adalah istilah pencarian paling banyak di mesin pencari untuk mencari cara bagaimana mengambil gambar yang lebih baik.
Sebenarnya, tidak ada yang kurang dari seorang yang memiliki fotografi skill, namun tidak semua orang yang memegang kamera digital ini seseorang yang jenius dan kreatif, tidak semua dari mereka juga menjadi ahli karena melalui kelas fotografi. Ada beberapa hal yang dapat Sobat lakukan untuk meningkatkan keterampilan fotografi dan kemampuan Sobat.

Cocotom Maker by Sovian Choeruman

Cocotom Maker by Chen

Berikut adalah 5 hal yang dapat Sobat pilih untuk mengambil gambar yang lebih baik.

1. Pilih kamera yang sesuai – Beli kamera baru? Mungkin iya, mungkin juga tidak. Ada begitu banyak gambar yang jelek merupakan hasil dari tiga hal: kamera jadul, kamera yang salah untuk jenis pemotretan, dan teknik yang buruk saat memotret.

Mengenai kamera jadul – jika Sobat sudah melakukan semua cara untuk mendapatkan gambar yang bagus, namun hasilnya tetap buruk, mungkin sudah saatnya untuk meng-upgrade kamera Sobat.

Salah memilih kamera – tidak setiap kamera mampu mengambil gambar tertentu. Misalnya, mendapatkan gambar yang bagus dari perlombaan balap mobil tidak mungkin dengan menggunakan kamera point and shoot. Begitu juga untuk jenis pemotretan lainnya,seperti foto makro dan satwa liar. Jika Sobat betul-betul ingin mendapatkan gambar yang bagus dari salah satu jenis pemotretan tersebut, mungkin sudah saatnya untuk upgrade.

Teknik yang buruk – banyak kamera user yang bersalah dalam hal ini😀 . Bahkan, Sobat mungkin harus “memperbaiki” terlebih dahulu hal ini sebelum Sobat meng-upgrade kamera model. Salah satu masalah yang paling umum berasal dari cara menekan tombol shutter. Ada cara yang benar dan cara yang salah. Untuk mendapatkan hasil terbaik, tekan tombol shutter setengah untuk mendapatkan fokus pada kamera, kemudian tekan tombol shutter secara penuh jika sudah mendapatkan fokus. JANGAN asal main ‘jepret’, karena hal inilah yang sering membuat gambar menjadi buram.

  1. Pilih lebih banyak gambar – Jangan mengandalkan tembakan pertama jika Sobat dapat memotret yang lain. Memang, kadang-kadang hal ini tidak mungkin, seperti ketika subjek adalah anak-anak dan Sobat tidak mendapatkan pose lucu mereka. Bahkan jika Sobat melihat viewfinder untuk melihat seperti apa gambar yang Sobat inginkan, Sobat mungkin akan terkejut ketika mentransfer gambar ke komputer karena menemukan gambar yang Sobat inginkan itu ternyata buram atau ada orang lain yang lewat di dalam gambar (padahal Sobat tidak melihatnya ketika mengintip di viewfinder). Banyak hal yang bisa salah dengan gambar. Semakin banyak foto yang Sobat ambil, semakin banyak peluang yang ada untuk mendapatkan kesempatan besar.

    3. Ubah tombol pemilihan mode – Memotret sana-sini namun dengan pengaturan mode auto, hehehe…. Selama Sobat memotret dengan menggunakan pengaturan kamera yang sama, Sobat akan terus mendapatkan hasil yang sama. Coba beberapa hal yang berbeda untuk melihat hasilnya. Misalnya, coba untuk beralih ke salah satu mode dasar seperti “cloudy” atau “sport.” Disini Sobat megambil alih pengaturan kamera Sobat. Matikan flash otomatis, dan Sobat akan melihat beberapa perbaikan langsung dalam beberapa gambar. Lakukan percobaan dengan pengaturan lain ketika Sobat memiliki banyak waktu dan tidak sedang memotret hal yang penting. Bacalah buku manual untuk melihat secara tepat apa yang dapat Sobat ubah pada kamera untuk mendapatkan hasil yang berbeda.

    4. Pilih komposisi – fotografer profesional menghabiskan waktunya untuk menganalisis gambar. Sobat dapat melakukan hal yang sama. Pikirkan apa yang ingin Sobat capai dengan tembakan Sobat. Pernahkah Sobat mendengar tentang “rule of thirds?” , Sobat tidak harus memotret subjek tetap di tengah frame dalam setiap pemotretan. Pilih frame pada kamera ke arah atas, ke bawah, atau ke samping untuk mendapatkan komposisi yang berbeda. Satu trik kecil ini akan menambah interest dan drama sehingga gambar tidak terlihat kaku dan membosankan. Dengan cara ini Sobat juga dapat memutuskan berapa banyak subjek yang ingin masuk kedalam frame, kadang-kadang banyaknya subjek juga menentukan interest pada gambar. Untuk itu, mengambil lebih banyak gambar adalah strategi yang baik karena Sobat dapat bereksperimen dengan komposisi.

    5. Ubah posisi Sobat – Bergerak cepat! Mendekat atau menjauh. Pindah ke sisi lain, jongkok atau merebah. Ini adalah salah satu teknik untuk mengubah persfektif agar mendapatkan gambar yang lebih baik. Tidak perlu malu untuk melakukan ini, karena seorang fotografer harus berfikir dan bergerak cepat, setiap tembakannya harus menjadi sesuatu yang menarik.

    Apakah Sobat sudah membaca artikel 5 hal yang dapat dilakukan untuk mengambil gambar yang lebih baik? Jika sudah, mari kita lakukan ke lima hal tersebut untuk mendapatkan gambar yang lebih baik.

Salam jepret,

Terima kasih atas kunjungannya, silahkan berkomentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s