Depth Of Field Pada Potret

Pernahkah Sobat melihat foto potret yang luar biasa? Dimana foto ini begitu terlihat menonjol karena subjek yang tajam (terutama pada mata), sementara background nge-blur atau dalam istilah fotografi sering disebut ‘bokeh’. Potret semacam ini biasanya memberikan efek yang dramatis untuk orang yang melihatnya.

....barade nu seger.... By Herfan Rusando (KP-BS member)

….barade nu seger…. By Herfan Rusando (KP-BS member)

Perbedaan menonjol antara subjek yang fokus dengan background nge-blur dikenal juga dalam istilah fotografi sebagai “depth of field”, (Sobat bisa baca ulasan mengenai depth of field dengan mengklik link ini!). Seorang fotografer yang berpengalaman pastinya sudah tahu bagaimana mengontrol depth of field ini, sehingga terciptalah hasil karya yang luar biasa.

Memahami dan mampu mengontrol depth of field sangat penting untuk mendapatkan potret yang Sobat harapkan. Dan pada kenyataannya, depth of field adalah teknik yang paling penting dalam fotografi.

Peralatan Untuk Mendapatkan Depth Of Field Pada Potret Fotografi

Hal pertama yang Sobat butuhkan untuk mendapatkan depth of field yang sempurna adalah sebuah kamera yang tepat. Hampir semua kamera dSLR saat ini dapat mengontrol depth of field dengan baik.

Hal kedua yang Sobat butuhkan adalah sebuah lensa potret yang baik. Namun tidak sembarang lensa dapat memenuhi syarat sebagai lensa potret, sebuah lensa potret memiliki dua syarat utama. Yang pertama adalah lensa tele antara 50mm sampai 135mm, dengan jangkauan optimum 85mm. Ini berarti lensa zoom-pun dapat digunakan, meskipun banyak fotografer memilih lensa khusus untuk jenis potret. Persyaratan kedua adalah lensa yang memilik aperture lebar. Biasanya f/2.8 atau lebih lebar lebih baik, tapi memiliki panjang focal range lama, Sonat dapat menggunakan hingga f/4.0.

Metode

Pasang lensa yang memiliki focal range sesuai pada kamera dSLR Sobat. Focal length yang Panjang lebih baik untuk mengurangi depth of field (ketika diatur pada aperture yang sesuai). Banyak fotografer yang suka menggunakan lensa zoom 70-200mm untuk potret. Tidak sedikit juga yang menggunakan lensa 85mm. Lensa dengan sudut lebar (wide angle) tidak bekerja dengan baik untuk fotografi potret.

Setting kamera pada ” Aperture Priority”, dan setting aperture pada pengaturan very wide. Semakin rendah angka, semakin lebar aperture, dan lebih luas aperture, akan menghasilkan depth of field yang baik pada foto. Misalnya, dengan ukuran aperture  f/1.4, jauh lebih mudah untuk mendapatkan depth of field dangkal daripada dengan ukuran aperture f/4.0.

Posisikan kamera pada jarak yang tepat dari subjek. Ini tergantung pada focal length pada lensa, tetapi Sobat harus berada pada jarak terdekat dari subjek yang akan mengisi frame kamera dengan subjek. Semakin dekat kamera ke subjek, semakin dangkal depth of field yang didapatkan. Dalam istilah sederhana, jika subjek berjarak 10 meter dari kamera, akan menghasilkan depth of field yang sempurna dibandingkan jika subjek berada 20 meter dari kamera.

Foto By Taufique (KP-BS Member)

Foto By Taufique (KP-BS Member)

Yang harus Sobat lakukan sekarang adalah, latihan, latihan dan latihan. Semakin Sobat memahami efek depth of field pada setiap pengaturan melalui percobaan yang Sobat lakukan, akan semakin baik juga gambar yang akan Sobat hasilkan.

Selamat memotret ria🙂

Satu pemikiran pada “Depth Of Field Pada Potret

  1. Dengan beberapa batasan saat menggunakan satu lensa dibalik (autofokus mati, DOF sempit) kita bisa mengakalinya dengan memasang lensa terbalik didepan lensa lain yang dipasang normal. Dengan cara ini kita masih bisa mengontrol depth of field dan bisa mendapatkan autofokus.

Terima kasih atas kunjungannya, silahkan berkomentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s