5 Tips Memotret Anak-Anak

Photo By : Seno Teguh Photography

Photo By : Seno Teguh Photography

Untuk tema ngabuburit di bulan puasa ini, mending Sobat memotret anak-anak sekali gus mengasah kemampuan memotret Sobat. Memotret anak itu bukan perkara mudah lho, karena mereka sangat lincah, nakal dan kadang-kadang mereka itu rewel. So, kesabaran Sobat sangat dibutuhkan disini, puasa kan harus tahan nafsu!😀. Untuk masalah pose, Sobat bisa nyontek posting WM sebelumnya 21 Contoh Pose  Untuk Memotret Subjek Anak-anak.

Berikut 5 Tips Memotret Anak-anak yang WM sadur dari artikelnya Mbak Natalie Norton (www.natalienortonblog.com), seorang fotografer wedding profesional.

 

5 TIPS UNTUK MEMOTRET GAMBAR ASLI DARI ANAK-ANAK:

1. HAPUS KATA “CHEESE” DARI KOSAKATA:

Kata “Cheese” umumnya digunakan untuk membuat seseorang agar terlihat sedang tersenyum menyeringai, namun untuk memotret anak, kata ini bukan tidak bisa digunakan namun kurang pas untuk anak karena mereka cenderung memakai “ekspresi mereka sendiri.”

Jika Sobat ingin menghasilkan foto yang natural, hindari kata “cheese” OK!.

2. SANTAI

Santai saja. Tidak perlu terburu-buru untuk memotret anak-anak. Jika Sobat mengejar mereka, berusaha keras untuk mendapatkan senyuman dari mereka, Sobat akan mendapatkan apa yang tidak Sobat minta seperti : tegang, terpaksa, senyum tidak tulus. Jika Sobat sedikit bersabar dan tenang mengikuti arus anak-anak, Sobat akan mendapatkan apa yang Sobat cari.

 Foto Oleh Natalie Norton
3. Jauhkan dari ORANGTUA:

Hal ini mungkin lebih penting dari yang lainnya. Sobat  harus menjaga Orangtua anak-anak di bawah kontrol Sobat. Seringkali orangtua tergoda terlibat untuk mencoba membantu anak-anak agar mereka bisa diajak untuk bekerja sama. Hal ini dapat terjadi terutama jika anak-anak susah diatur. Memang, tujuan Orangtua adalah agar anak-anak mereka mendengarkan, menghormati dan berperilaku sopan-terutama kepada fotografer ganteng seperti saya hehe…😀

Tapi apabila Orangtua tersebut malah frustrasi dan cemas, sehingga memaksakan si anak mengikuti perintahnya apalagi sampai anak-anak ini menitikan air mata, ini malah tidak baik Sob!

Bagaimana caranya agar orang tua tidak banyak ikut campur? Sebelum pemotretan, jelaskan kepada Orang tua bahwa mereka tidak boleh mengganggu anak-anak ketika sesi pemotretan dimulai. Mereka bebas untuk duduk dan bersantai. Mereka diperbolehkan untuk berkeliaran kemana saja, tetapi mereka tidak diperbolehkan untuk ikut campur antara anak-anak dan fotografer terkecuali jika fotografer memang membutuhkan bantuan khusus dari mereka. Dengan begini, Sobat memiliki waktu leluasa untu berhubungan dengan anak-anak .

 4. BIARKAN MEREKA BERMAIN:

Karakter anak-anak adalah tidak suka diatur, jadi biarkanlah mereka bermain sesuka hati, Sobat harus bisa mengeksplorasi kegiatan mereka. Ingat, subjek tidak harus melihat langsung pada kamera (Candid Camera) agar foto hasil jepretan Sobat memiliki kisah yang otentik.

5. JADILAH DIRI SENDIRI:

Tidak mudah bagi setiap orang untuk berhubungan dengan anak-anak terutama anak kecil, dan jika Sobat tidak dapat berhubungan dengan mereka,  bagaimana Sobat bisa berharap untuk memotret gambar yang luar biasa? Atau, sudahlah tidak perlu menjadi fotografer anak-anak D.

Hal terbaik yang dapat Sobat lakukan untuk menciptakan hubungan yang indah dengan seorang anak adalah mencoba santai dan menjadi diri sendiri. Ingat, anak-anak suka diperlakukan dengan hormat layaknya orang dewasa. Jika Sobat dapat menghormati mereka, bertindak apa adanya dan bersenang-senang, Sobat akan sukses besar. Dijamin!.

Menjadi fotografer Anak-anak memang memerlukan ketekunan dan kesabaran yang tinggi, disini Sobat sebagai seniman yang harus melawan keterbatasan diri secara sengaja atau sebaliknya. Praktekan apa yang Sobat pelajari di sini dan memodifikasinya dengan cara Sobat. Tak ada cara yang benar atau cara yang salah dalam seni apapun. Cara yang benar adalah hanya cara yang kita pilih.

Selamat memotret ria!

Sumber : digital-photography-school.com

 

 

 

Terima kasih atas kunjungannya, silahkan berkomentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s