Tips Memotret Landscape

Landscaper, julukan itu WM sebut untuk fotografer pemandangan atau landscape photographer. Sobat ingin menjadi seorang landscaper?, simak dulu Tips Memotret Landscape dibawah ini mudah-mudahan bermanfaat :

Cahaya terbaik adalah saat fajar dan senja

Cahaya terbaik untuk memotret Landscape adalah pada saat fajar dan senja. Saat itulah cahaya matahari yang hangat dan menyentuh dapat mempengaruhi hasil jepretan Sobat menjadi lebih indah. Namun, tergantung keperluan sih!, Sobat dapat memotret Landscape kapan saja, mau pagi hari, siang hari atau malam hari (baca lagi 10 Tips Fotografi Landscape Low-light)?.

Jati LuhurOleh Seno Teguh (KP-BS)

Jati LuhurOleh Seno Teguh (KP-BS)

Gunakan tripod

Sobat  tidak akan dapat memegang kamera secara stabil jika keadaan kurang cahaya, disinilah fungsi tripod berperan. Tripod juga dapat Sobat gunakan untuk memotret dengan menggunakan shutter timer, atau menggunakan kontrol shutter remote. Atau Jika Sobat ingin membuat panorama, tripod sangat dibutuhkan!. Namun hati-hati, pergunakan tripod dengan bijak artinya pastikan tripod yang Sobat pasang tidak goyah, karena siapa tahu tiba-tiba ada angin kencang merobohkan tripod Sobat?, dan ini dapat mengakibatkan kamera Sobat terjatuh dan hancur.

Membagi gambar untuk mendapatkan Dept Of Fields

Membagi gambar menjadi tiga bagian yaitu foreground/latar depan (misalnya tanah atau pantai), middle ground/latar tengah (misalnya air) dan background/latar belakang (misalnya langit). Hal ini akan menciptakan rasa kedalaman (depth) dan akan membuat perbedaan besar untuk fotografi landscape Sobat.

Mengatur tinggi nilai aperture

Pengautran aperture sekitar nilai f/22 akan memberikan gambar keseluruhan bagus & tajam. Banyak lensa paling tajam sekitar f/8 tapi memiliki tingkat ketajaman dibawah nilai 22. Gunakanlah nilai tertinggi yang Sobat bisa dan jangan lupa gunakan tripod. Kecuali Sobat ingin membuat efek seperti membekukan aliran air. Karena shutter speed akan sangat lambat saat pemotretan landscape, Sobat harus mengeset ISO ke sekitar 50 atau 100 yang akan mengurangi jumlah noise pada gambar.

Fokus di tengah

Jika Sobat ingin mendapatkan gambar yang tajam secara keseluruhan, tempatkan fokus di tengah landscape. Jika ada titik fokus yang ingin Sobat tekankan – tempatkan fokus langsung ke situ.

Focal point

Apakah ada unsur-unsur yang dapat digunakan dalam gambar sebagai titik fokus? Misalnya jalan yang berputar, batu di dalam air atau mungkin pohon? Jika Sobat  membuat titik fokus dalam foto itu akan sangat jauh lebih baik daripada tidak sama sekali. Tanpa titik fokus gambar hanya akan terlihat datar. Carilah cahaya, garis simetri, dan elemen yang menonjol. Cara yang mudah untuk melakukan ini adalah dengan melihat lanskap secara langsung sebelum membidik- apa sebenarnya yang mengundang perhatian Sobat? Itulah yang akan dijadikan titik fokus.

Dapatkan langit yang menarik

Langit biru yang jernih sangat terlihat indah, tapi itu itu juga terkadang dapat membosankan. Jika Sobat ingin memiliki drama pada gambar Sobat, tunggulah awan karismatik untuk mendapatkan moment karismatik. langit yang terlihat penuh awan bisa mendapatkan efek emosional.

Patenggang oleh Taufique Rahman (KP-BS)

Patenggang oleh Taufique Rahman (KP-BS)

Jangan menempatkan garis cakrawala di tengah

Cobalah untuk tidak menempatkan garis cakrawala di tengah-tengah frame, Sobat akan mendapatkan sesuatu yang berbeda dari foto landscape Sobat. Buatlah bagian yang paling menarik memiliki lebih banyak tempat.  Pilihlah subjek yang paling menarik antara tanah dan langit, jika menurut Sobat langit memiliki awan yang khas dan kharismatik, Sobat dapat memberikan ruang yang luas untuk langit, begitu-pun sebaliknya.

Buatlah secara detail

Pastikan Sobat tidak hanya menyoroti bagian yang cerah saja. Ini berlaku untuk setiap foto meskipun – detail adalah bagian besar dan penting dari gambar. Sobat  bahkan dapat menggunakan teknik HDR untuk memperlihatkan detail secara menyeluruh. HDR singkatan dari High Dynamic Range atau memadukan beberapa eksposur menjadi satu untuk mendapatkan detail.

Tambahan:

Sobat ingin belajar atau berbagi pengalaman dengan sesama fotografer? Silahkan gabung di KP-BS Facebook dan upload foto hasil karya Sobat disana.

6 pemikiran pada “Tips Memotret Landscape

  1. Ping balik: TUTORIAL: Light Painting Photography | Weddingku Magazine

  2. Ping balik: 10 Fungsi Tripod Untuk Fotografer | hafid73

  3. Ping balik: 10 Fungsi Tripod Untuk Fotografer « Weddingku Magazine

  4. Ping balik: Depth of field (DOF) Pada Fotografi « Weddingku Magazine

  5. Ping balik: Tips Merawat Kamera: 6 Musuh Alami Yang Mematikan « Weddingku Magazine

Terima kasih atas kunjungannya, silahkan berkomentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s