Canon Powershot G1X [REVIEW]

Sejak Canon merilis seri G pertamanya pada kamera kompak tahun 2000, dan pada tahun 2010 versi G kamera kompak ini telah sampai di G12, kini Canon merilis kembali versi G terbarunya dengan merk Canon Powershot G1X. Sebelum Sobat memasukan kamera kompak ini kedalam daftar belanja Sobat, ada baiknya kita lihat dulu kekurangan dan kelebihan dari kamera ini.

  Pihak Canon mengklaim bahwa Canon Powershot G1X memiliki tingkat noise yang lebih rendah dibandingkan pendahulunya, ini karena canon telah mengurangi resolusi sensor dan meningkatkan pixel pitch pada G1X.

Klaim Canon mungkin saja benar karena G1X akhirnya menggunakan sensor 38mm lebih besar dari pendahulunya G12 yang hanya menggunakan sensor 15mm. Selain itu  populasi pixel efektif sebesar 14,3 megapixel tertanam di bodi kamera kompak ini.

 

 Fitur Canon Powershot G1X

Jika Sobat sekilas melihat gambar G1X diatas, Sobat akan membayangkan bahwa kesan pertama pada kamera ini adalah kokoh, sementara seperti yang dapat Sobat lihat pada gambar ada sedikit kontrol berwarna  hitam dengan ID teks berwarna putih sehingga sangat kontras terlihat dan memudahkan pandangan Sobat terhadap teks kontrol ini. Pada bagian atas ada tombol power, tombol mode, tombol koreksi eksposur (+ / – dua f stops) ditambah tombol shutter yang dikelilingi oleh tuas zoom  dan tidak ketinggalan roda koreksi untuk DR (Dynamic Range); ke sebelah kiri adalah trigger pop up untuk flash. Di sebelah belakang Sobat akan melihat layar LCD dengan sudut yang dapat berayun ditambah tombol standar untuk akses menu, tombol fungsi, movie record, image reply, jog wheel, metering dan pilihan AF plus tombol tertanda S (untuk shortcut), berada di sebelah kiri kamera, di sebelah optical finder (viewfinder pada SLR).

Sususan kontrol eksternal ini adalah fitur yang sangat kuat dari G1X dan akan mudah digunakan untuk Sobat-sobat yang baru pertama memegang kamera kompak.

 

Sebagai alternatif untuk layar LCD, finder optik boleh dibilang sudah ketinggalan jaman, karena cahaya agak redup dengan hampir seperempat pada bagian bawah frame dikaburkan oleh lensa barel ketika diatur pada full wide.

Ukuran gambar maksimum adalah 4352 × 3264 pixels, untuk ukuran cetak akhir 37x28cm. Movie dapat ditembak pada 1920 × 1080 pixel dan 24fps.

Movie

Untuk still kamera yang membutuhkan Full HD movies, G1X cukup baik. Rentang zoom terbatas membantu menangkap guncangan dengan sangat mudah. Fokus dan exposure bekerja dengan lancar, sedangkan stabilizer menangani guncangan secara rata dengan baik.

Makro

Untuk makro, G1X memiliki kelemahan yang cukup serius : Untuk mengisi frame dengan tes subjek jeruk, gulungan benang, kaleng dan botol, Sobat harus memperbesar sepenuhnya lebar, pilih makro dan dekatkan ke titik hanya 12 cm dari subjek. Dengan full tele pada zoom dan makro sobat hanya bisa mendekati dengan jarak 75cm dari subjek untuk mendapatkan gambar yang jelas. Area: 26x19cm.

Jika Sobat senang memotret hal-hal yang kecil atau Sobat seorang pecinta makro, maka G1X tidak direkomendasikan untuk Sobat.

 

Kinerja Canon Powershot G1X ISO

 

 

 

 Kinerja yang Cukup mengejutkan: untuk kualitas gambar mulai dari ISO 100 hingga 6400, dalam hal noise, hasilnya nyaris sempurna. Namun ketika sampai pada ISO 12800 noise mulai tampak jelas, tapi warna masih akurat sementara definisi masih dapat  diterima.

 

Canon Powershot G1X Secara Umum

Kualitas: Sangat baik sekali. Sistem eksposur otomatis bekerja dengan baik dalam urusan wide range brightness, seperti dapat dilihat dalam gambar pantai di atas. Catatan: ada detail bahkan pada gambar latar depan, sementara masih memberikan informasi dalam latar belakang.

Alasan Sobat membelinya: sensor besar untuk kamera kompak, performa ISO yang hebat.

Alasan Sobat tidak membeli: Jika Sobat senang dengan fotografi makro, kamera ini kurang mendukung untuk hal makro.

Ada banyak orang di luar sana yang senang dengan brust speed 4,5 fps – pada resolusi penuh. Tapi, di sisi lain, banyak juga orang yang senang dengan zoom range yang lebih lama.

 

Spesifikasi Canon Powershot G1X

Image Sensor: 14.3 million effective pixels.
Sensor Size: 38mm (18.7×14.0mm) CMOS.
Lens: f2.8-5.6/15-60.4mm (28-112mm as 35 SLR equivalent).
Metering: Evaluative, centre-weighted averaging, spot.
Exposure Modes: Program AE, shutter and aperture priority, manual.
Shutter Speed: 1 to 1/4000 second.
Continuous Shooting: up to 4.5 fps
Memory: SD/SDHC/SDXC cards.
Image Sizes (pixels): Stills: 4352×3264 to 640×480.
Movies: 1920×1080 at 24fps, 1280×720 and 640×480 at 30fps.
Viewfinder: Optical plus 7.6cm LCD screen (922,000 pixels).
File Formats: JPEG, RAW (14-bit), JPEG+RAW, MPEG4.
Colour Space: sRGB.
ISO Sensitivity: Auto, 100 to 12800.
Interface: USB 2.0, HDMI mini, Motion JPEG, AV, ext micxxxx.
Power: Rechargeable lithium ion battery, DC input.
Dimensions: 116.7×80.5×64.7 WHDmm.
Weight: 534 g (card and battery).
Price: dapatkan harga di  Canon Powershot G1X at Amazon .

Read more: digital-photography-school.com

2 pemikiran pada “Canon Powershot G1X [REVIEW]

Terima kasih atas kunjungannya, silahkan berkomentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s