Mengenal ISO dalam Fotografi? [VIDEO]

Kata ISO mungkin tidak asing lagi ditelinga para fotografer baik fotografer amatir ataupun profesional, namun memahami ISO mungkin ini bagian yang tersulit , karena tidak semua fotografer memahaminya.

ISO atau ASA (American Standar Assosiation) sejatinya hanya untuk fotografi film, dimana nilai ISO ini dipakai untuk menilai kepekaan film. Namun istilah ini ternyata telah menyebrang ke dunia digital sebagai cara untuk memberikan nilai bagaimana sensor bereaksi terhadap cahaya. Tidak seperti era film, dimana satu jenis tertentu dari film hanya memiliki nilai ISO tertentu, namun di era kamera digital seperti sekarang ini satu sensor dapat memiliki banyak tingkatan ISO.

Dylan A Bennet menjelaskan bagaimana sebuah sensor bekerja dalam hubungannya dengan ISO pada video di bawah ini seperti dilansir dari http://www.picturecorrect.com:

Dengan menggunakan grafis sederhana dengan gaya papan tulis, Dylan menunjukan bahwa sensor pada dasarnya adalah sebuah kotak sensor mikroskopi yang kita kenal sebagai pixel (piksel). Mengambil contoh piksel tunggal, ia menjelaskan dalam grafik batang bagaimana cahaya dibaca oleh sensor, dengan memecahnya ke dalam warna primer merah, hijau dan biru. Rasio antara ketiga warna merupakan warna pixel akhir yang akan muncul pada gambar.

Grafik paling atas, merupakan jumlah maksimum cahaya sensor yang dapat menerima cahaya 100%. Dengan grafik baru, Dylan menunjukkan kepada kita bahwa ketika sensor menerima jumlah cahaya yang lebih rendah, persentase Merah Hijau dan Biru, dibandingkan dengan grafik sebelumnya, jauh lebih rendah sehingga menghasilkan gambar redup. Untuk mencerahkan gambar, kamera menurunkan tingkat 100% menjadi lebih dekat pada bagian atas nilai RGB.

Apa itu ISO?

ISO optimal adalah ketika sensor memproduksi jumlah minimum gangguan atau noise. Dalam contoh 100 ISO adalah optimal dan Dylan menunjukkan efek dari bagaimana skala hingga 400, 800 dan 1000 memperkenalkan noise semakin lebih ke dalam gambar.

Penjelasan menarik Dylan berjalan jauh untuk menunjukkan bagaimana sensor yang lebih kecil dengan banyak piksel akan memiliki lebih banyak noise daripada sensor yang lebih besar dengan piksel lebih sedikit.

Untuk lebih lanjutnya, silahkan tonton video diatas dan dengarkan penjelasan Dylan mengenai ISO ini, Selamat berfoto riašŸ˜€.

9 pemikiran pada “Mengenal ISO dalam Fotografi? [VIDEO]

  1. Ping balik: Tips Fotogarfi Cahaya Rendah/Low Light Tanpa Menggunakan Flash | Weddingku Magazine

  2. Ping balik: EXPOSURE DAN FOTOGRAFI (VIDEO) | Weddingku Magazine

  3. Ping balik: Tips foto malam hari / Night shoot | selamat datang di website saya

  4. Ping balik: Pencahayaan Pada Studio Fotografi [VIDEO] « Weddingku Magazine

  5. Ping balik: Depth of field (DOF) Pada Fotografi « Weddingku Magazine

  6. Ping balik: Tips Memotret Landscape « Weddingku Magazine

  7. Ping balik: Tips Memotret Di Malam Hari « Weddingku Magazine

  8. Ping balik: Fitur Video pada Canon 5D Mark III « Weddingku Magazine

  9. Ping balik: 3 Tips Travel Photography - VIVAforum

Terima kasih atas kunjungannya, silahkan berkomentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s