Tips wedding photography untuk Amatir

Jadi Wedding Photographer susah ya?

Jauhkanlah perasaan ini dari benak Sobat jika Sobat serius untuk menjadi wedding photographer, karena wedding photography mungkin adalah salah satu style photography  yang bisa membuat stress. Bahkan beberapa profesional memang berpendapat seperti itu tetapi sesungguhnya inilah yang terkadang membuat para wedding photographer terguncang jiwanya😀 ;

  • Sobat hanya mendapatkan satu kesempatan saja di sebuah pesta pernikahan Jika terlewat, tidak ada pemotretan ulang!
  • Pengantin pria dan wanita sangat mengandalkan Sobat – Bahkan seluruh keluarga dan sebagian besar berjalannya pesta pernikahan mengandalkan Sobat.
  • Sobat harus selalu siap siaga – Sobat harus tahu lokasi pernikahan, resepsi, langkah-langkah prosesi dan nama-nama keluarga di luar kepala Sobat.
  • Peralatan yang Sobat bawa tidak boleh menggagalkan Sobat – Sobat harus memiliki back-up kamera, baterai yang terisi penuh, media penyimpanan yang cukup (film atau digital), dan seorang asisten sangat diperlukan jika ada.

Apakah sampai sini Sobat mau mengurungkan niat untuk menjadi wedding photographer?

Bagian ini bukan  dimaksudkan untuk membuat Sobat menjadi pesimis, justru sebaliknya, ini hanya semata-mata untuk mendorong Sobat agar tetap optimis. Namun, penting bahwa Sobat harus tahu semua fakta untuk menjadi fotografer profesional sebelum Sobat berkomitmen untuk pekerjaan apa pun. Mari kita bahas poin-poin diatas lebih sepesifik lagi.

Hanya Satu Kesempatan

Seperti SNIPER!, jika gagal menembak maka gagal-lah misi tersebut. Dalam wedding photography-pun seperti itu, Sobat hanya mempunyai satu kesempatan saja, alasannya adalah tidak ada moment yang indah datang dua kali dan pasangan mungkin telah mempersiapkan acara pernikahannya jauh-jauh hari. Ingat Sob!, Pernikahan banyak mengeluarkan biaya dan waktu untuk mencari seorang fotografer profesional dan hasil yang baik memang pantas mereka dapatkan.

Namun jangan salah, kini Sobat tidak perlu lagi memperoleh penghargaan/pemenang wedding photography seperti yang Sobat lihat di majalah atau di portofolio dari beberapa wedding photographer profesional!. Dengan profesionalisme, sopan, TEPAT WAKTU, efisien dan selalu merasa bahagia.., maka Sobat dapat membahagiakan semua orang😀.

Sobat juga harus mempertimbangkan untuk membuat perjanjian asuransi ganti rugi terhadap setiap kemungkinan yang mungkin timbul, klien memang berhak untuk menuntut jika ada yang salah, namun dengan adanya perjanjian asuransi ganti rugi antara Sobat dan Klien tidak terjadi kesalah fahaman.

Handal dan bertanggung jawab

Ketika klien meminta Sobat untuk memotret pernikahan mereka (bahkan jika mereka adalah teman), mereka akan menempatkan kepercayaan 100% kepada Sobat. Mereka biasanya akan berpikir mengenai indahnya hari pernikahan dan percayalah, fotografer adalah yang pertama ada dalam fikiran mereka. Hasil jepretan Sobat diharapkan akan menghiasi meja mereka untuk waktu yang sangat lama sebagai sesuatu yang dapat membanggakan bagi mereka (bahkan untuk Sobat sendiri).

Tapi bukan hanya pasangan saja yang harus Sobat potret nantinya. Sobat juga harus mempertimbangkan anggota keluarga lainnya, seperti orang tua pasangan atau kerabat-kerabatnya yang pastinya mereka ikut berpartisipasi untuk suksesnya pernikahan.

Walaupun kebanyakan orang saat ini membawa kamera pada acara pernikahan, tetapi Sobat tetap yang akhirnya bertanggung jawab untuk merekam acara tersebut, dan Sobat memang dibayar untuk itu.

Sudah Siapkah Sobat?

Jika Sobat merasa repot untuk melakukan gladi resik, melakukan kunjungan ke  tempat upacara dan resepsi sebelum acara dilangsungkan atau menemukan beberapa tempat indah, daerah yang bagus dan cocok untuk pemotretan “Spesial”, maka Sobat belum siap untuk menjadi wedding photographer. Alangkah memalukannya jika dihari pernikahan Sobat malah datang ke tempat pernikahan orang lain, atau datang terlambat karena Sobat tersesat?. Prioritas nomor satu selain memotret, adalah untuk mempersiapkan segalanya untuk hari H. Baca lagi mengenai Sembilan Sesi Dalam Wedding Photography Yang Tidak Boleh Terlewat.

Seperti yang saya katakan sebelumnya, pasangan mungkin telah mempersiapkan segalanya untuk waktu yang lama sebelum hari pernikahannya sehingga hal yang sama juga dapat Sobat lakukan.

Sobat Harus memiliki Kamera

Yang selalu menjadi pertanyaan wedding photography pemula adalah “Peralatan apa yang di butuhkan?”. Jika Sobat pernah menanyakan pertanyaan itu, berarti Sobat masih jauh untuk siap menjadi fotografer pernikahan😀. Banyak orang yang menjawab bahwa bukan hanya peralatan yang dibutuhkan seorang fotografer tetapi fotografer itu sendiri yang harus ahli menciptakan gambar! saya setuju dengan hal ini, namun itu tidak berarti juga Sobat dapat datang pada acara pernikahan dengan kamera digital poket.😀

Kualitas minimum yang wedding photographer gunakan adalah kamera film SLR 35mm atau kamera digital SLR 8 mega pixel , keduanya mampu memproduksi hingga cetakan 32in.

Pilihlah lensa mulai dari ultra wide angle sampai medium telephoto, dan jika memungkinkan dengan aperture besar F2.8. Setidaknya satu speedlight yang layak, sebaiknya didedikasikan untuk kamera Sobat sehingga Sobat memiliki lebih sedikit untuk berpikir. Baca kembali ulasan tentang Peralatan Yang Harus Digunakan Pada Foto Wedding

Sobat harus tahu peralatan luar dan dalam. Sobat harus memahami cara kerjanya dan bagaimana membuat perubahan instan untuk mengatasi keadaan yang tak terduga. Sobat harus memiliki kamera dan baterai cadangan, dan baterai harus terisi penuh (mudah untuk melupakan hal sederhana seperti ini, dan yang paling lucu, eh ada fotografer yang ikut mencharge ulang baterai di ruang pengantin😀 !)

Jika Sobat sudah yakin dengan ini semua, kni bersenang-senanglah dan nikmati pengalaman berfoto ria ala Sobat. Namun, lagi-lagi Sobat harus pintar mengetahui situasi karena kadang-kadang dalam pernikahan ada moment-moment dimana mereka bersedih. Selama Sobat sopan dan bekerja seefisien mungkin, semoga hari akan berjalan aman dan lancar.

3 pemikiran pada “Tips wedding photography untuk Amatir

  1. Ping balik: Ingat Pernikahan, Ingat Weddingku Magazine « Kamar Lambertus

  2. Ping balik: Ingat Pernikahan, Ingat Weddingku Magazine « L.A.M.B.E.R.T.O.E.S

Terima kasih atas kunjungannya, silahkan berkomentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s