Mengenal Fill Flash


 

Jika Sobat pernah melihat gambar dimana subyek sangat gelap dibandingkan background, atau diantara muka subyek terlihat bayangan-bayangan yang tentu saja menjadikan gambar tersebut terlihat tidak normal atau jelek, itu semua diakibatkan karena tidak cukupnya cahaya pada bagian depan subjek untuk menerangi subjek dengan shutter speed yang digunakan.

Ada beberapa solusi untuk masalah gambar seperti ini tapi salah satu yang paling mudah adalah dengan menggunakan teknik pada kamera yang sering disebut dengan  ‘Fill Flash‘. Fill Flash digunakan untuk melengkapi cahaya yang ada dalam sebuah adegan – umumnya bukan sumber cahaya utama (seperti flash yang sering digunakan pada malam hari), tetapi mengisi cahaya di mana cahaya alami tidak hilang.

Selain dapat membantu pada backlit subyek, Fill Flash juga dapat membantu untuk menghilangkan bayangan yang ditimbulkan oleh fitur wajah (di bawah mata, hidung, dagu) atau bayangan topi – terutama jika cahaya bersinar dari atas. .

Fill Flash juga sangat berguna dalam style fotografi lainnya termasuk fotografi alam dan fotografi makro untuk menerangi subyek sama seperti ketika Sobat memotret orang.

Sebetulnya hampir Kebanyakan kamera memiliki fitur ini, itu berarti bahwa Sobat tidak harus selalu menggunakan mode manual untuk melakukan ini – Sobat dapat saja menggunakan flash untuk memotret pada mode Auto. Untuk lebih jelasnya, bacalah buku manual kamera digital yang Sobat agar lebih faham untuk menggunakan Fill Flash pada kamera digital Sobat, namun pada point and shoot kamera, tombol utama pada kamera biasanya menjadi satu dengan flash atau mungkin posisi-nya dekat dengan itu. Tekan tombol ini beberapa kali dan akan ada pilihan yang berbeda untuk menggunakan flash (on, off, automatic, red eye reduction, dll).

Bahkan, Beberapa kamera digital yang lebih canggih akan memungkinkan Sobat  untuk bereksperimen dengan power flash yang Sobat gunakan. Ini akan memungkinkan Sobat untuk menyesuaikan flash dengan situasi pencahayaan.

Namun perlu diingat bahwa Fill Flash berlebihan akan mengakibatkan overexposedFill Flash hanya digunakan jika bagian depan subjek terlihat kekurangan cahaya.

Semoga membantu😀

 

Terima kasih atas kunjungannya, silahkan berkomentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s