Tips Singkat Stage Photography (Fotografi Panggung)

  

“Linkin Park” diambil oleh Nathaniel

Kali ini kita sama-sama belajar mengenai Tips Singkat stage photography atau fotogarafi panggung dalam istilah bahasa Indonesia, jenis Fotografi ini mungkin lebih umum dipanggil sebagai fotografi konser, karena hasil jepretannya mengacu kepada konser-konser.

Terus terang saja sampai saat ini WeddingkuMagazine (WM) belum pernah mencoba untuk memotret acara konser, karena konsentrasi memotret WM masih terfokus untuk fotografi wedding & prewedding.

Namun tidak ada salahnya kan kalau WM menulis artikel tentang stage photography ini?, walaupun hanya sekedar translate dari web-web photography luar negeri, mudah-mudahan ini dapat menambah ilmu dan pengalaman khususnya bagi WM dan umumnya untuk Sobat-sobat semua😀 .

Tulisan dibawah ini WM translate dan diedit dengan gaya WM sendiri dari artikel Scott Wrigley dari eazyduzit.com. Jika ada bahasa yang agak rancu mohon dimaklum ya😀.

Cuaca Jelek akhir-akhir ini telah mengilhami saya (Scott Wrigley) untuk sementara memindahkan fokus dari fotografi outdoor, ke pada jenis fotografi indoor yang sangat rumit tetapi sangat berharga, yaitu stage photography.

Jika kita pikirkan Stage photography mungkin akan tampak sederhana, secara umum stage photography hanya untuk mengambil foto idola diatas panggung, memposting-nya ke Facebook, dan berharap ada  teman-teman yang comment “Wow keren”😀 .

Stage photography bisa menjadi sesuatu yang SPEKTAKULER pada dunia fotografi profesional, namun seperti jenis fotografi lainnya, sangat dibutuhkan pengalaman, dan mata yang tajam untuk menangkap detail yang baik.

Sebelum mencoba stage photography, pastikan bahwa dSLR dan lensa yang sempurna tersedia dalam kit profesional Anda. Selain itu, pencahayaan yang kuat dan tripod harus hadir setiap saat. Untuk awal mungkin akan tampak rumit digunakan untuk memotret konser Jon Bon Jovi, atau The Phantom of the Opera, namun hasilnya akan sepadan dengan usaha Anda.

Aperture dan shutter speed sangat penting untuk dipertimbangkan dalam hal ini kecuali dSLR yang Anda gunakan memiliki pengaturan otomatis, dan dapat menyesuaikan flash brightness pada jumlah cahaya dalam hitungan detik. Setiap konser satu dengan yang lainnya pasti memiliki perbedaan dimulai dari desain panggung, strobo, dan pencahayaan background yang dapat berubah-ubah secara cepat ketika acara berlangsung. Untuk itu, bawalah buku atau notepad dan pastikan untuk membuat catatan pada masing-masing setting, aperture, shutter speed, dan zoom lensa yang bekerja baik saat pemotretan.

Jika kamera dSLR Anda memiliki preset setting, coba pergunakan Sport setting. Setting-an  ini digunakan untuk menangkap gerakan yang cepat, dan sebagian besar setting ini memiliki shutter speed otomatis dan penyesuaian aperture untuk memastikan bahwa efek pencahayaan yang sempurna tertangkap. Salah satu setting terhebat yang pernah dibuat adalah setting smile atau setting face. Pengaturan ini akan mendeteksi gambar paling penting dalam sebuah gambar, biasanya wajah manusia, dan membuat titik fokus sehingga gambar ekspresi wajah yang spektakuler, detail pakaian, dan cara cahaya memainkan dari wajah tokoh idola kita dapat tertangkat dengan bagus.

 

“Concert” ditangkap oleh maigi

Disarankan dSLR dengan setting kamera yang baik seperti kamera Sony Cybershot, Olympus Stylus, Panasonic Lumix, dan Canon Rebel EOS. Bebas saja  untuk berbelanja dan memilih kamera digital dengan megapixel tertinggi dan setting terbaik untuk gaya fotografi Anda. Namun, ketika Anda menentukan kamera mana yang akan diinvestasikan, pastikan periksa terlebih dahulu keakuratan layar LCD dalam menampilkan gambar atau cari review di internet dan majalah kamera agar Anda tidak salah memilih kamera. Bawa kartu memori cadangan dan pastikan untuk memiliki beberapa baterai charge, untuk itu Anda akan memerlukan sebuah wall soket atau komputer yang memiliki charge baterai berbasis kamera digital.

Jauh-jauh hari sebelum acara konser akan berlangsung, Rencanakan untuk membeli karcis dengan tempat duduk yang memiliki cukup ruang untuk bergerak dan memotret subjek, background, dan efek pencahayaan. Berlatihlah untuk sering mengganti lensa, dan setting. Yang terpenting adalah Anda harus membuka diri untuk selalu bereksperimen penuh dalam situasi ini. Cobalah sudut yang berbeda, dan bahkan skenario warna yang berbeda. Apakah dSLR Anda memiliki pengaturan B/W (black and white)?. Gunakan pengaturan ini untuk mengambil gambar abadi yang sempurna untuk menjualnya ke koran-koran lokal. Jika Anda memiliki lensa fish-eye, Bawalah untuk memotret konser musik rock dan mengambil gambar dari interaksi orang banyak dengan bintang rock. Emosional fans dapat Mempengaruhi hasil gambar sehingga orang yang melihat foto hasil jepretan Anda akan terbawa pada suasana  dimana konser itu berlangsung, sehingga seperti pepatah orang bijak “sebuah gambar memiliki berjuta makna”.

Semoga artikel diatas bermanfaat untuk Sobat-sobat yang mau mencoba stage photography.

 

“Gala FIG – Gymnaestrada 2011” ditangkap oleh philippe.golaz

Sumber: eazyduzit.com .

 VIDEO SAMPLE Sports Photography, Stage Photography and Events Photography

13 pemikiran pada “Tips Singkat Stage Photography (Fotografi Panggung)

  1. Ping balik: Komunitas Photographer Bandung Selatan Dalam Festival Mahakarya Dji Sam Soe 2014 | Weddingku Magazine

  2. Menarik Boss, nah kalau kasusnya duit terbatas untuk tiket dan terpaksa harus nonton pada tempat yang jauh (diatas 70m dari stage) bagaimana setting kamera yang bagus? misalnya menggunakan kamera Nikon D5100, lensa 55-300mm, thanks Boss….

  3. Ping balik: 10 Tips Dasar Sebelum Memotret Konser Musik « Weddingku Magazine

  4. Ping balik: Mengenal Fill Flash « Weddingku Magazine

Terima kasih atas kunjungannya, silahkan berkomentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s