10 Cara untuk membuat Portofolio Perusahaan Dan Presentasi dengan Lebih Baik

Dimanakah bisnis Sobat sekarang? Apakah Sobat sudah merasakan berbisnis tanpa khawatir? Atau, apakah Sobat berusaha untuk mengambil keuntungan dengan membangun garis bawah yang lebih baik, dan terus-menerus mencari cara untuk melakukan hal itu?

Seperti halnya resep diet, untuk sukses juga kita memerlukan resep, yaitu kita harus tetap konsisten. Dan seperti diet, setelah Sobat mulai melihat hasil dari usaha Sobat, Sobat harus terus bekerja bahkan lebih giat lagi. Pepatah bilang, mudah saja untuk menjadi orang yang berhasil yaitu lakukan perkerjaan yang jauh lebih sulit dari orang lain.

Sekarang kita akan membahas tentang pengembangan portofolio atau bagaimana cara untuk mendapatkan beberapa gambar yang bagus untuk sampel set. Tips dibawah ini saya ambil dari artikel “Building Your Wedding Business Series – Part 1” di blog digitalprotalk.blogspot.com :

1. Berikan Sampel set secara gratis. Sampel set selalu bisa memberikan bantuan. Setidaknya untuk selalu fresh dan terus di update, tetapi lebih penting untuk menunjukkan keunggulan dalam pekerjaan. Sobat perlu beberapa sampel baru, atau Sobat perlu latihan lagi, kemudian memberikan sesi secara gratis. Jadi Sobat mencapai keduanya pada waktu yang sama.

Contohnya: berikan sesi potret gratis untuk pasangan yang sudah booking kepada Sobat untuk wedding mereka. Ada dua keuntungan dalam hal ini. Pertama, saat BOOKING WEDDING, itu adalah insentif yang besar bagi klien untuk membooking Sobat karena misalnya ada sesi gratis senilai Rp.1.000.000, dan kedua, yaitu memberikan Sobat subyek untuk latihan dalam pengembangan portofolio, dan meningkatkan kemampuan Sobat dalam fotografi.

2. Sobat ingin mendapatkan yang lebih baik pada fotografi wedding – berikan sesi pemotretan outdoor/prewedding secara gratis (berikan gratis pada paket wedding). Carilah tempat yang unik/menarik untuk sesi prewedding, dan usahakan cari tempat yang murah bahkan tidak mengeluarkan biaya sepeser-pun jika ada😀.

Manfaat yang hebat dari latihan ini adalah ketika gambar selesai di produksi. Sobat akan  mampu mengambil gambar-gambar yang indah tanpa kendala waktu ataupun cuaca di  hari pernikahan. Sekarang mudah dan menyenangkan untuk menghasilkan satu set gambar untuk klien kita dan untuk portofolio wedding pribadi. jangan lupa juga untuk menjual sesuatu dari sesi tersebut, Cobalah Sobat tawarkan foto yang telah diedit dengan harga khusus – misalnya diskon 20% dari harga regular Sobat – itulah  cara Sobat untuk membuat beberapa rupiah dan memulihkan pengeluaran Sobat dari memotret.

3. Masih masalah pencarian gambar untuk sampel. Bagaimana jika mempekerjakan seorang mahasiswa dan mungkin bahkan beberapa teman-temannya untuk menjadi model Sobat selama sehari?. Tawarkan untuk saling barter antara waktu mereka dengan  gambar dari hasil pemotretan. Sobat bahkan dapat barter dengan wedding salon atau toko gaun pengantin, untuk melakukan fotografi gaun mereka dan tuksedo secara gratis lalu mereka mendapatkan duplikat file gambar tersebut.

 4. Awalilah ” membangun team work” – buatlah kelompok fotografer yang mempunyai pemikiran yang sama dengan Sobat. lakukan secara rutin pemotretan secara bersama-sama. Dengan cara itu masing-masing Sobat akan mendapatkan keuntungan dari ide kolektif dan keahlian kelompok.

5. Butuh lebih latihan pemotretan keluarga – telepon teman-teman, kerabat, dll dan berikan secara gratis. Penawaran pada gambar setelah selesai dengan harga khusus seperti sebelumnya. Ini hanya satu cara lain untuk mendapatkan pengalaman yang Sobat butuhkan saat mengembangkan gaya Sobat, membangun portofolio Sobat dan membangun reputasi Sobat dalam komunitas Sobat.

6. Gunakan website/blog fotografer lain sebagai panduan Sobat. Sobat ingin mendapatkan yang baik seperti “fotografer profesional”, masuk ke website mereka dan lihat  apa yang mereka tunjukan. Sekarang Sobat memiliki patokan untuk pekerjaan Sobat sendiri dan beberapa IDE untuk sesi pemotretan Sobat.

7. Cari di Internet dengan topik – wedding, potret, senior, dll. untuk ide-ide yang lebih baik.

8. Perlihatkan pekerjaan Sobat – buat menonjol di keramaian. Sobat dapat mengambil beberapa frame bagus yang banyak dijual.

9. Gunakan album murah dan yang sedang tren sekarang – seperti album magazine misalnya  untuk presentasi cepat pekerjaan Sobat.

10. Jadikan foto terbaik hasil jepretan sobat sebagai gambar latar di Handphone, tablet PC atau laptop. Dengan cara itu jika Sobat berbincang dengan klien potensial, Sobat dapat menunjukkan sampel hasil cepretan Sobat dengan cepat.

mudah-mudahan 10 cara untuk membuat portofolio di atas dapat membantu Sobat menjadi fotografer yang lebih baik lagi.

Referensi : digitalprotalk.blogspot.com

3 pemikiran pada “10 Cara untuk membuat Portofolio Perusahaan Dan Presentasi dengan Lebih Baik

Terima kasih atas kunjungannya, silahkan berkomentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s