Lensa Terbaik Sepanjang Masa : Zeiss Distagon T* 35mm f/1.4 Lensa ZF.2

Selama lima tahun, Carl Zeiss telah berpengalaman memproduksi focal length tunggal, yaitu lensa fokus manual untuk kamera Nikon, Canon, Sony, K-mount, dan M-42 screw-mount. Lensa ini sangat dihargai oleh fotografer still, landscape, dan close-up mulai dari  kalangan pengguna kamera SLR hingga pengguna kamera dSLR.Bahkan,  Videographers juga menjadi pasar utamanya.

Lensa seri terbaru yang terkahir dikeluarkan adalah Zeiss Distagon T* 35mm f/1.4, saat ini hanya tersedia untuk Nikon dan Canon.

 

Lensa Zeiss (kiri) lebih besar dan lebih berat dari lensa Nikkor 35mm f/1.4 (kanan). Kualitas gambar Zeiss juga lebih besar.  Lensa Zeiss ZF.2 untuk Nikon tidak termasuk cabang metering dari Nikkors klasik dan dari lensa Zeiss ZF, tapi termasuk ring  Nikon auto-indexing (AI) dan aperture scale kecil sekunder. Lensa Zeiss ZF.2 termasuk CPU internal dan kontak eksternal yang mengirimkan informasi EXIF ke bodi kamera serta memungkinkan penggunaan menggunakan semua fungsi metering.

Zeiss menggabungkan T* (anti-refleksi coating) dan nine-blade aperture untuk diafragma. Jika Sobat pernah bertanya-tanya tentang efek bokeh yang menyenangkan, Sobat akan langsung tahu ketika Sobat melihat hasil gambar dengan menggunakan lensa f/1.4 ini.

 

Gambar ini membutuhkan kecepatan rana tinggi untuk mengambil gambar model dan pencahayaan hanya diterangi oleh cahaya jendela.  Dengan menggunakan f/1.4, vignet terlihat pada tepi frame, tetapi yang lebih penting Sobat dapat melihat model background yang out-of-fokus terlihat halus dan indah.

 

Gambar ini adalah foto petugas toko pakaian anjing antik, inilah kesempatan sempurna untuk menggunakan Zeiss 35mm f/1.4. gambar ini menggunakan cahaya yang tersedia di daerah gelap toko untuk menghentikan aksi dari anjing dan menunjukkan model yang sedang berbelanja.

Ring fokus yang halus pada 35mm f/1.4 berputar sekitar 150 derajat dari jarak fokus minimum hingga tak terhingga, untuk fokus, lensa ini sangat akurat. Pada aperture f/1.4, gambar empat kali lebih terang dari pada satu kali shot dengan lensa f/2.8, membuat fokus akan lebih mudah, bahkan dengan layar viewfinder pada kamera dSLR. Ring  fokus berhenti ketika Sobat mengubahnya ke infinity atau jarak fokus minimum, sehingga Sobat selalu tahu di mana titik-titik tersebut. Atribut inilah yang membuat lensa Zeiss dicintai videographers.

Lensa ini juga menggunakan logam Ekstensif dalam konstruksinya sehingga memberikan tampilan, perasaan dan berat.

pada aperture maksimum, Zeiss menunjukkan ketajaman luar biasa di tengah lensa. Ketajaman jatuh agak ke tepi frame jika Sobat pernah menempatkan subjek di dekat tepi frame saat memotret wide open. Dengan f/2, ketajaman hampir terdapat di mana-mana.

 

Gambar yang tajam dengan f / 2.  Dalam gambar ini shot pada f/8, rambut-rambut kecil pada batang gulmaterlihat tajam terhadap langit.

 

Dalam gambar demi gambar dengan lensa ini Sobat akan terkesan dengan ketajaman dan kemampuannya untuk membuat warna lebih  akurat. Meskipun pada sudut yang cukup luas, tidak ada tanda distorsi.

 

Dengan f / 2, vignetting sangat minim. background out-of-fokus yang diberikan indah dan lembut, dengan sumber cahaya alami, ini mempertahankan berkat bentuk pada diafragma nine-blade.

Lensa fast prime membuka kemungkinan baru untuk semua fotografer. Kemampuan low-light memungkinkan jurnalis foto untuk menangkap gambar pada situasi disaat cahaya sangat sulit didapatkan. Kualitas indah pada out-of-focus dan latar belakang yang kuat membuat vignetting lensa berguna untuk potret dan foto model. Kualitas gambar luar biasa secara keseluruhan ketika stop down dengan dua stop, lensa ini juga tepat untuk fotografer landscape. Dan bahkan untuk fotografer olahraga, jika mereka bisa cukup dekat dengan aksi, mereka akan mendapatkan manfaat dari kemampuan lensa ini  untuk meningkatkan kecepatan rana oleh dua EV dan menghilangkan latar belakang yang mengganggu. lensa Zeiss 35mm f/1.4 ZF.2 untuk Nikon dan Canon yang setara adalah nilai plus untuk lensa jenis Zeiss ultra-fast, 50mm f/1.4 dan 85mm f/1.4.

Harga untuk untuk lensa 35mm f/1.4 ZF.2 dibandrol dengan harga $2.395. Untuk informasi lebih lanjut Lihat di lenses.zeiss.com.

TINJAUAN ZF.2

Seri yang asli lensa Zeiss untuk Nikon adalah  ZF. Lensa ZF berfungsi untuk semua jenis kamera SLR dan dSLR yang dirancang untuk lensa Nikon, mulai dari Nikon F original hingga model D3 terbaru, juga untuk digital Kodak dan Fuji SLR.

Sementara seri ZF masih tersedia, lensa terbaru ZF.2 sudah mulai dipasarkan. Lensa ZF.2 adalah versi yang disempurnakan dari lensa ZF. Lensa ini menggunakan fitur antarmuka elektronik (CPU). CPU ini memungkinkan lensa ZF.2 mendukung mode operasi yang sangat penting seperti prioritas shutter, prioritas aperture dan program eksposur otomatis atau pengaturan eksposur secara manual. Tidak lagi perlu untuk mengatur parameter di menu kamera, lensa ini sudah dapat mengirimkan data standar seperti focal length, speed dan pengaturan aperture untuk kamera. Data ini kemudian dapat dilihat dalam data EXIF setiap gambar.

cabang metering tidak tersedia pada ZF.2 lensa, sehingga Sobat tidak dapat menggunakan metering cahaya pada kamera yang lebih tua (F, F2, Nikkormat, dll). Lensa ZF.2 memiliki kunci mekanis pada ring aperture untuk menguncinya pada pengaturan terendah dan mencegah penyesuaian yang tidak disengaja saat mengambil gambar. bahkan lensa ini memiliki nomor yang terukir untuk  mewakili aperture terkecil dengan warna oranye, seperti halnya lensa Nikkor AI-P.

Walaupun secara  mekanis mungkin tampak retro, namun 35mm f/1.4 adalah sepenuhnya modern. Teknisi di pabrik Carl Zeiss di Oberkochen, Jerman, menciptakan spesifikasi optik dan mekanik bersama dengan target kualitas untuk lensa ZF. Produksi dilakukan di pabrik Cosina – Jepang di bawah pengawasan karyawan Carl Zeiss yang bertanggung jawab atas jaminan mutu.

Fotografer :Stanholik

Sumber : www.ppmag.com

 

Tag:

          Lensa

          Aksesoris

          Kamera

 

3 pemikiran pada “Lensa Terbaik Sepanjang Masa : Zeiss Distagon T* 35mm f/1.4 Lensa ZF.2

  1. Ping balik: Sembilan Sesi Dalam Wedding Photography Yang Tidak Boleh Terlewat « Weddingku Magazine

  2. Ping balik: Tips Singkat Stage Photography (Fotografi Panggung) « Weddingku Magazine

  3. Ping balik: 5 Tips Memotret Camera Candid « Weddingku Magazine

Terima kasih atas kunjungannya, silahkan berkomentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s