Langkah-langkah untuk Mengikuti Program Certified Professional Photographer (CPP)

Sobat mungkin sudah tahu bagaimana kondisi saat ini di dunia fotografi profesional. Sobat juga mungkin tahu bahwa fotografi itu sekarang terlihat mudah, tanpa kesukaran, dan tentu saja menyenangkan. Kalau kita masuk ke google search dan memasukan kata kunci “fotografi pro” tidak perlu menunggu lama, maka akan muncul banyak sekali situs2 baru berbasis fotografi profesional dan diantanya ada 10 s/d 20 situs yang masih berumur kurang dari sebulan.

Dari banyaknya situs fotografer pro tersebut maka tentu saja ada yang berkualitas baik, buruk bahkan jelek. Kita pun dapat menemukan berbagai gambar foto, mulai dari foto yang berkualitas buruk hingga foto yang sangat bagus, juga banyak sekali situs yang hanya “meminjam” konten dari situs fotografer lain atau istilah kerennya co-pas (copy & paste). Kini membuat situs (website/blog) sangat mudah dan murah, bahkan banyak sekali template2 gratis yang dapat kita download kapan saja😀.

Di setiap daerah, sebagian besar fotografer tentu saja bersaing dan yang menjadi faktor pembeda adalah harga dari fotografer itu sendiri. Dengan biaya yang tidak terlalu mahal kita bisa menjadikan fotografi sebagai profesi ditambah dengan khayalan kita bahwa menjadi seorang fotografer profesional itu sangat mudah, sehingga terlahirlah sebuah industri wirausaha yang merebak.

Bahasa “menjadi fotografer itu mudah” telah menjadi bahasa mentalitas. Namun dibelakang itu semua yang tidak dapat dipungkiri dari seorang fotografer profesional  adalah tahu bahwa bisnis fotografi pada kenyataannya, tidak semudah yang dikira!. Seorang fotografer profesional harus dapat seimbang untuk menjadi seniman, teknisi, pemilik bisnis dan memiliki strategi pemasaran untuk mendapatkan keuntungan agar tetap bisa bertahan, ini bagaikan berjalan di atas seutas tali tanpa pengaman, sekali terjatuh maka banyak yang harus dipertaruhkan.

Jadi apa yang membuat Sobat berbeda dari orang lain? Apakah testimonial klien Sobat? Apakah penampilan (style) Sobat? Apakah karena banyak memasukkan berbagai hal di situs Sobat?. Tentu saja itu semua bukan patokan agar bisnis fotografer Sobat dapat berhasil, karena semua orang dapat melakukannya termasuk saya!😀

Lalu apa kuncinya agar klien kita tidak dapat menolak apa yang kita tawarkan, khususnya untuk fotografi? Ternyata jawaban itu semua jauh lebih mudah daripada apa yang kita pikirkan.

Saya teringat dengan kata-kata orang bijak: KEBERUNTUNGAN ADALAH HASIL DARI PERENCANAAN YANG BAIK. Kata-kata inilah yang memberikan saya pencerahan.

Perencanaan, benar-benar menjadi kunci utama dalam berbagai aspek bisnis termasuk bisnis yang sedang saya geluti untuk menjadi seorang fotografer profesional dan ini dapat membedakan saya dengan fotografer lainnya atau para fauxtographers, (Fotografer sampingan), AWACS (Anyone With A Camera) yaitu orang-orang yang selalu membawa kameranya kemanapun dia pergi.

Lalu hanya perencanaan saja-kah yang membedakan Sobat dengan fotografer lainnya? Tentu saja bukan, ada hal yang saya kira ini penting untuk Sobat yang serius mendalami bisnis fotografer yaitu sertifikasi melalui program Certified Professional Photographer (CPP).

Mengikuti program CPP prosesnya cukup menantang dan hanya 8 persen (ya, delapan persen saja!) dari fotografer pro yang terlatih meluangkan waktunya untuk menyelesaikan proses ini. Program CPP ini dijalankan oleh Professional Photographic Certification Commission, merekalah pemberi izin para fotografer profesional dunia yang menyebut dirinya disertifikasi. Mereka adalah badan pengawas mirip dengan badan POM di negara kita yaitu badan pengawas makanan yang memberikan label halal pada setiap produk makanan yang telah dianggap halal, dan tentu saja kemasan yang berlabel halal tersebut akan lebih terpercaya dibandingkan dengan yang tidak bukan?.

Proses pembuatan CPP terdiri dari tiga tahapan. Ada penetapan standar yang diperlukan  untuk siapa saja yang memutuskan untuk mengambil ujian sertifikasi ini:

Deklarasi: Bagian ini sangat mudah. Sobat hanya pergi keSINI untuk membaca beebrapa persyaratan yang harus dipenuhi, dan menyatakan pencalonan Sobat untuk sertifikasi dan membayarnya (hehe..kirain gratis ya!? :D).

review Portofolio: Sobat hanya perlu 20 gambar unik dari klien yang pernah menggunakan jasa Sobat, diambil dalam dua tahun terakhir. Seharusnya ini tidak akan terlalu sulit untuk Anda yang sudah lama berkecimpung di dunia fotografer Profesional.

Ujian: ini dia yang paling sulit, mungkin merupakan bagian tersulit bagi Sobat,

Kalau Sobat terarik dan merasa mampu mengikuti proses untuk mendapatkan sertifikasi di CPP, kenapa nggak coba? Suatu hari saya juga harus mencoba mengikuti program ini agar bisnis saya dapat melambung tinggi setinggi gunung Everest😀. Doakan saja ya!

Sumber: http://www.certifiedphotographer.com


Jika Sobat suka artikel ini, silakan share ke teman FACEBOOK Sobat. Cukup dengan meng-KLIK link ini! Terimakasih

Terima kasih atas kunjungannya, silahkan berkomentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s