Arsip Kategori: Ilmu Photographer

Logo TROY Band Akhirnya Resmi

image

Akhirnya grup Band TROY meresmikan logonya setelah beberapa minggu tertunda.

Yang membuat WM bangga sampai-sampai membuat artikel ini, bukan apa-apa Sob hanya saja WM bangga dapat bekerjasama dengan grup yang di gandeng SONY label ini untuk menggarap beberapa sesi fotografi dan sempat juga diberikan kesempatan untuk membuat logonya walau akhirnya logo tersebut di riject oleh pihak SONY..hehe

Nah logo yang diresmikan ini bukan logo yang WM buat, tapi logo ini dibuat khusus oleh SONY,  dan memang logo ini lebih ngena untuk grup band TROY ini.

Selamat buat TROY dengan logo barunya, semoga logonya membawa hoki ya..hehe

Oh iya buat Sobat-Sobat belum mengenal grup band TROY ini, Sobat bisa langsung dengerin musiknya di www.reverbnation.com/troyband, Sobat juga bisa lihat profile grup band ini di situs tersebut.

Selamat berjuang di blantika musik Indonesia TROY dan sukses selalu :D.
image

Workshop KP-BS (Komunitas Photographer Bandung Selatan) di Bale Panyawangan Baleendah Bandung Selatan

Workshop KP-BS (Komunitas Photographer Bandung Selatan) kali ini sangat sarat ilmu karena pembimbingnya adalah kang Ari Angin pemilik Angin Photography (www.anginphotography.com).

Seperti yang pernah saya bahas sebelumnya jika workshop sekarang adalah membahas bagaimana memotret model dengan gaun tradisional.

Teman-teman yang datang sangat antusias, karena yang hadir lebih dari 30 orang. Tidak lupa ucapan terima kasih untuk Resto & Cafe Bale Panyawangan yang telah memberikan izin lokasi pemotretan sehingga workshop kali ini berjalan lancar.

Untuk Sobat yang tidak bisa hadir di workshop kali ini jangan khawatir bisa datang di workshop selanjutnya.

“Keep Photography Be Your Soul”

image

COACHING CLINIC With Ari Angin.

image

Sobat-sobat, KP-BS untuk kesekian kalinya akan mengadakan kembali workshop, yang dimana workshop kali ini akan dipandu oleh Fotografer Nasional Kang Ari Angin dengan tema COACHING CLINIC With Ari Angin.

Acara ini akan diadakan pada hari minggu, 23 maret 2014 pukul 09.00 pagi berlokasi di Cafe n Resto Bale Panyawangan Baleendah

pada workshop ini Kang Ari Angin akan berbagi ilmu mengenai  tips n trik pemotretan model dengan busana tradisional.

Pokoknya buat Sobat di tanggal itu nggak ada acara, boleh gabung dengan kita dengan biaya invest minimal Rp.10.000,- saja Sobat-sobat bisa mendapatkan ilmu dari fotografer profesional Kang Ari Angin.

Ditunggu kehadirannya ya :)

By: KP-BS (Komunitas Photographer Bandung Selatan)

KP-BS Go Internasional

KP-BS (Komunitas Phorographer Bandung Selatan) akhirnya meluncurkan juga buku portfolio-nya, dimana isi dari buku tersebut adalah hasil jepretan teman-teman anggota KP-BS, walaupun tidak semua anggota mengirimkan hasil jepretannya namun antusias mereka juga cukup tinggi.

terbentuknya buku ini tidak lain atas kerja keras para pengurus KP-BS terutama Kang Yosa (Omocha) yang membidangi seksi Wira Usaha, karena memang beliaulah yang pertama kali menyandangkan pembuatan portfolio ini.

yang tidak kalah penting dari moment pembuatan buku yang berisi foto-foto ini adalah buku ini akan diserahkan kepada dinas terkait yang ada di Singapura dan Malaysia, itu artinya KP-BS telah GO International.

Siapa yang tidak bangga dengan komunitas yang terhitung masih bayi ini namun bisa Go Internasional, tentunya semua kawan-kawan KP-BS akan merasakan perasaa yang sama.

Oh iya Sob, tak terasa Komunitas Photographer Bandung Selatan (KP-BS) sudah mau menginjak dua tahun, dan anggotanya sudah hampir 4.000 anggota, semoga komunitas yang kita cintai ini tetap terjaga kekeluargaannya, dan tetap menjadi komunitas yang dicintai oleh para fotografer :).

Keep jepret forever Bro!!

image

KP-BS Go Internasional

KP-BS (Komunitas Phorographer Bandung Selatan) akhirnya meluncurkan juga buku portfolio-nya, dimana isi dari buku tersebut adalah hasil jepretan teman-teman anggota KP-BS, walaupun tidak semua anggota mengirimkan hasil jepretannya namun antusias mereka juga cukup tinggi.

terbentuknya buku ini tidak lain atas kerja keras para pengurus KP-BS terutama Kang Yosa (Omocha) yang membidangi seksi Wira Usaha, karena memang beliaulah yang pertama kali menyandangkan pembuatan portfolio ini.

yang tidak kalah penting dari moment pembuatan buku yang berisi foto-foto ini adalah buku ini akan diserahkan kepada dinas terkait yang ada di Singapura dan Malaysia, itu artinya KP-BS telah GO International.

Siapa yang tidak bangga dengan komunitas yang terhitung masih bayi ini namun bisa Go Internasional, tentunya semua kawan-kawan KP-BS akan merasakan perasaa yang sama.

Oh iya Sob, tak terasa Komunitas Photographer Bandung Selatan (KP-BS) sudah mau menginjak dua tahun, dan anggotanya sudah hampir 4.000 anggota, semoga komunitas yang kita cintai ini tetap terjaga kekeluargaannya, dan tetap menjadi komunitas yang dicintai oleh para fotografer :).

Keep jepret forever Bro!!

image
image

Foto Kolase Untuk Foto-Stand Wedding Reception

Jika ada klien yang akan menggunakan jasa kita untuk memotret wedding, biasanya kita akan menawarkan terlebih dahulu prewedding kepada mereka supaya nantinya foto-foto PREWEDDING tersebut dapat dijadikan foto-stand. Namun apa jadinya jika salah satu pasangan dari klien kita tidak mau atau merasa malu untuk melaksanakan prewedding?

Sebagai fotografer tentu Sobat tidak boleh kehabisan akal agar bagaimana caranya klien kita tetap mendapatkan foto stand tanpa melakukan PREWEDDING. Berbagi pengalaman saja ya Sob, karena saya pun sering mendapatkan klien seperti itu. Dan salah satu cara agar foto-stand mereka tetap dapat dipajang tanpa melakukan prewedding adalah dengan membuat foto kolase, ya foto kolase dari Hape-nya..hehehe

Nggak mungkin dong mereka tidak memiliki foto-foto pribadi saat berdua atau saat pacaran, foto-foto tersebut dapat dimana saja-mungkin ditempat pariwisata, sehingga bisa jadi foto prewedding eklusif.

Dibawah ini ada beberapa contoh kolase yang pernah saya buat untuk foto stand saat  resepsi.

50×60 Stand foto kolase Islahiyah Farhani Hanipah & zulfan

  Read the rest of this entry

KP-BS (Komunitas Photographer Bandung Selatan) Akan Menerbitkan Buku Portfolio Perdananya

majalah KP-BS

KP-BS (Komunitas Photographer Bandung Selatan) akan meluncurkan sebuah buku portfolio bukan hanya isapan jempol semata, pasalnya Seksi Wira Usaha yang dikomandoi kang Yosa Fiandra sudah membentuk team khusus agar proses pembuatan majalah ini dapat berjalan sesuai dengan schedule yang telah dibuat.

Dikutip dari maksud & tujuan dari Konsep Rencana Pembuatan Buku Portfolio berikut pernyataan seksi wirausaha:

“Perancangan buku  ini ditujukan sebagai media pengeksplorasian sebuah konsep baru dimana buku portfolio fotografi sebagai media komunikasi visual yang dapat menyampaikan ide, imajinasi, maupun pesan secara visual. Sebuah konsep pemvisualisasian kumpulan foto komunitas fotografi menjadi sebuah media komunikasi visual. Hal ini menjadi menarik karena daya imajinasi seseorang menjadi terpacu dengan perasaan dan pikiran yang menjadikannya sebuah nilai berbeda pada setiap pribadi.
Konsep perancangan buku ini merupakan ‘Base Project’ dari Divisi Dana dan Usaha Komunitas Photography Bandung Selatan. Target yang diharapkan dari perancangan buku yaitu menunjukkan eksistensi dan kemampuan anggota KPBS sebagai sebuah terobosan dan sebuah nilai baru yang diharapkan dapat terus dieksplorasi lebih lanjut.

Seiring dengan pembuatan buku ini. Diharapkan kita bisa menggali semua kemampuan para nggota KPBS yang selama ini tidak kita ketahui. Hal lain yang mendasari ide ini adalah banyak fotografer didalam Komunitas  masih mengurungkan niatnya untuk berbagi karena kurang percaya dengan kualitas foto sendiri. Media sosial membuat fotografer berpikir berulang-ulang dan takut apakah fotonya akan diterima dengan baik oleh teman-temannya dan masyarakat luas. Karena takut respon negatif, atau kurang direspon, maka fotografer tersebut menjadi ragu untuk menampilkan foto apa adanya.”

Lalu bagaimana dengan konsepnya?,

“Mengangkat semua tema foto berdasarkan apa yang menjadi kesenangan dari anggota KPBS dalam membingkai karyanya ke dalam suatu bentuk karya foto. Konsep buku ini, yaitu ASPRET asal jepret dalam artian bebas menyampaikan karya tanpa harus memikirkan batasan-batasan dalam fotografi, yang selalu suka dikemukakan oleh salah satu pendiri KPBS. Tema ini diangkat dengan maksud KPBS memiliki ciri dan tema yang berbeda dibandingkan komunitas lain.”

Nah, buat Sobat-sobat yang mau mengekspresikan hasil jepretannya atau sekedar mau mempromosikan usaha fotografernya, ayo gabung sekarang juga di KP-BS, hubungi kang Yosa Fiandra disana dan silahkan ditanyakan mengenai teknis agar foto Sobat dapat masuk dalam majalah portfolio ini.

Kamera Mirrorless Sony Alpha NEX-F3 Mirrorless

Model Fitur Ringan 16.1 Megapixel APS-C Sensor, 180 ° LCD Tiltable, Built-in Flash, Auto Portrait Framing dan lebih banyak lagi.

F3 kamera digital Sony α NEX-F3 memberikan foto berkualitas profesional dengan kompak, bodi berukuran poket, yang memungkinkan konsumen untuk menjelajahi dunia kreatifdengan kualitas tinggi, fotografi interchangeable lens dengan cara yang menyegarkan, menyenangkan dan menghibur.

Kamera NEX-F3 dengan fitur hemat ruang desain mirrorless yang sama seperti model lain dalam keluarga E-mount Sony, sensor Exmor APS HD CMOS 16,1 megapiksel  efektif, identik dengan ukuran sensor yang ditemukan di kamera DSLR tradisional. Sensor yang besar membutuhkan lebih banyak cahaya saat pengambilan gambar, sehingga sempurna, low-noise photograph dan video Full HD (60i/24p) yang krispi. Fotografer juga dapat dengan mudah membuat gambar dengan efek defocus yang indah, di mana subyek terfokus tajam dengan background yang ngeblur.

Alpha NEX-F3 Mirrorless-1

Mirrorless Sony Alpha NEX-F3

“Sony terus mendefinisikan kembali fotografi digital dengan seri E-mount kami, kemasan sensor APS-C ukuran besar menjadi kecil, bodi kamera ringan untuk menghasilkan gambar berkualitas profesional dengan mudah,” kata Mike Kahn, direktur bisnis Alpha di Sony . “Menampilkan beragam rangkaian teknologi pencitraan dan ditawarkan dengan harga yang murah, model NEX-F3 terbaru memperkuat komitmen kami untuk pasar yang berkembang pesat pada kamera kompak.” Read the rest of this entry

Pengertian Fotografi

So Chen:

Semoga artikel yang ini bermanfaat untuk Sobat-sobat

Originally posted on sanganimator:

Fotografi 

Secara garis besar dan pengertian dalam ilmu multimedia Fotografi  (Photography): Bahasa Yunani,yaitu Photos: Cahaya dan Graphien: Menggambar.Jadi secara umum Fotografi adalah  menggambar objek dengan menggunakan cahaya .
Berikut ini adalah contoh teknik fotografi yang sangat sederhana yang di ambil  oleh teman saya :

1000892_364885346972441_173580549_n

kalau kita perhatikan sang kameran atau sang fotografer sangat jeli dalam memilih angel ,latar belakang atau background dan juga objek ..
kita semua juga bisa memotret seperti ini namun sebelumnya tentunya kita harus banyak belajar dulu tentang teknik penggunaan kamera,penentuan angel kamera dan latar belakang atau background yang sesuai dengan objek dan juga objek yang pas untuk jepretan kita  …
semoga bermanfaat ……..

View original

Tips Memotret Kucing

Sobat senang dengan kucing? Kalau WM sih setiap hari mainanya kucing, maklum hewan lucu ini memang banyak sekali yang senang, walau tidak sedikit yang alergi..hehe..

Bicara tentang kucing, sebetulnya kucing juga bisa dipakai untuk pelajaran memotret lho!, nggak percaya? Mari kita sama-sama belajar memotret kucing dengan membaca artikel dibawah ini.

Tips Memotret Kucing A

“Morning Cat” oleh Alex Lewis

Kucing Yang Sedang Tidur-

Seekor kucing yang sedang tidur adalah salah satu pose yang paling santai yang bisa Sobat potret. Kucing adalah hewan yang terkenal dengan kemalasannya, hampir seharian mereka tidur, dengan begitu Sobat akan memiliki banyak kesempatan untuk memotretnya. Memotret kucing yang sedang tidur akan memungkinkan Sobat untuk mengambil gambar secara close up.

Sinar matahari-

Jika kita amati, sebagian besar kucing suka sekali tidur di bawah sinar matahari. Jika Sobat kebetulan memiliki jendela ukuran penuh dengan tirai, jika memungkinkan, Sobat dapat memancing kucing ke jendela untuk tidur di depan jendela sementara matahari bersinar melaluinya. Jika Sobat berhasil, kini Sobat tinggal memotretnya. Read the rest of this entry