Category Archives: Ilmu Photographer

WORKSHOP KP-BS: Soft Lighting dan Hard lighting

Bandung, Minggu (23/11/2014)- Komunitas Photographer Bandung Selatan kembali mengadakan workshop, yang kali ini mengambil tema Soft Lighting dan Hard Lighting di MikoMall Kopo yang materinya dibawakan oleh Om Irwan K Tanusondjadja (VISICO) seorang fotografer profesional dari Bandung yang sudah malang melintang di dunia lighting photography.

Tema yang dibahas kali ini sangat menarik, karena lighting atau pencahayaan dalam fotografi sangat penting sekali untuk mendapatkan foto yang baik, itu dilihat dari antusiasme peserta yang hadir betul-betul serius memperhatikan bagaimana Om Irwan langsung mempraktekan teknik soft lighting dan hard lighting ini. Read the rest of this entry

Pencahayaan dan Lensa Dalam Fotografi

Pencahayaan dan lensa?, dua element inilah yang paling penting dalam dunia fotografi untuk mendapatkan foto-foto luar biasa, untuk sebagian besar fotografer pemula, kedua hal inilah yang paling banyak dipelajari.

“Melihat dari belakang” oleh Yosa Fiandra | EXIF: f3.5 1/8 iso800

“Melihat dari belakang” oleh Yosa Fiandra | EXIF: f3.5 1/8 iso800

Dalam fotografi untuk mendapatkan foto yang baik kuncinya adalah pencahayaan.Tentu di era digital ini Photoshop dan Lightroom 4 dapat membantu Sobat untuk membuat foto yang biasa saja dapat terlihat lebih baik, namun untuk mendapatkan foto yang luar biasa dan mendapatkan foto dengan kualitas tinggi secara konsisten dengan tujuan komersial, Sobat harus benar-benar menjadi ahli pencahayaan.

Misalnya-untuk memotret outdoor atau landscape, Sobat harus menunggu di lokasi pemotretan, kadang-kadang selama berjam-jam, hanya untuk mendapatkan cahaya yang tepat. Tidak jarang harus merambah hutan atau memanjat tebing yang terjal. Begitupun untuk pemotretan indoor seperti fashion, Sobat jangan hanya merasa puas dengan tiga atau lima point lighting, tetapi terus mencoba teknik pencahayaan baru untuk mendapatkan gambar sesuai dengan yang Sobat harapkan.

Jika pelukis menggunakan catnya untuk mendapatkan lukisan maka fotografer menggunakan cahaya untuk mendapatkan foto yang luar biasa. Untuk mendapatkan pencahayaan yang tepat memang butuh ketelitan sehingga terkadang membosankan, hal inilah kenapa beberapa fotografer malas mempelajarinya. Read the rest of this entry

Tips Fotogarfi Cahaya Rendah/Low Light Tanpa Menggunakan Flash

Memang betul ya Sob, betapa sedikit yang diketahui tentang fotografi cahaya rendah/low light dan mengapa banyak gambar yang hancur ketika lingkungannya terlalu gelap. Bahkan banyak orang yang rela membeli kamera mahal agar masalah low-light ini terpecahkan. Namun apakah solusi itu benar-benar memecahkan masalah itu? WM rasa tidak!

"Sunset di St.Petersburg" oleh Natalia Kryzhanovskaia

“Sunset di St.Petersburg” oleh Natalia Kryzhanovskaia

Yang paling penting adalah memahami kenapa hasil jepretan kita bisa terlihat buruk pada cahaya rendah. Pada artikel kali ini, WM akan sedikit berbagi ilmu yang didapat dari fotografer profesional untuk memahami mekanika pada fotografi cahaya rendah dan mencari solusi sederhana untuk masalah ini. Mudah-mudahan setelah membaca artikel ini kita bisa memotret dalam cahaya rendah sekalipun tanpa menggunakan flash.

  1. Memahami Mengapa Foto Menjadi Jelek Dalam Cahaya Rendah

Cahaya sangat diperlukan dalam fotografi. Sebagai contoh adalah ketika Sobat memotret anak-anak yang sedang bermain di halaman rumah di pagi hari yang cerah, hasil jepretan-nya terlihat luar biasa kan? Itu karena pagi hari yang cerah kaya akan cahaya, dan cahaya matahari pagi adalah cahaya natural yang baik untuk fotografi, Mungkin kelihatannya tidak ada masalah dalam hal ini.

Tapi bagaimana jika Sobat memotret di dalam ruangan yang gelap, seperti ruangan dengan lampu redup atau ruangan yang hanya ada penerangan lilin? Mungkin gambar akan terlihat kabur dan jelek. Hal ini terjadi karena terlalu sedikit cahaya masuk ke kamera. Apa yang kita butuhkan untuk mendapatkan gambar yang bagus adalah harus lebih banyak cahaya yang masuk ke kamera – itulah kenapa kita selalu menggunakan flash light!

Tapi tunggu … dengan flash light, subjek terlihat lebih terang. Sehingga subjek terlihat terlalu menonjol dibandingkan dengan yang lainnya.

Jadi apa yang akan Sobat lakukan? Mari kita asumsikan Sobat ingin menghindari cahaya keras dari flash dan berniat untuk tidak menggunakannya. Bagaimana Sobat bisa mendapatkan banyak cahaya untuk mendapatkan gambar yang baik dan jelas? Nah, solusinya adalah dengan ISO.

Foto yang diambil oleh Don Heffern II

Foto yang diambil oleh Don Heffern II

  1. Memahami ISO

Apa itu ISO?. ISO adalah ukuran sensitivitas kamera terhadap cahaya (Baca Mengenal ISO Dalam Fotografi). Dulu, sebelum kamera digital hadir ditengah-tengah kita, Senior fotografer analog jika ingin film yang lebih peka cahaya, mereka benar-benar harus mengganti film pada kamera sebelum mereka melakukan pemotretan. Mungkin diantara Sobat-sobat masih ada yang ingat dengan hari-hari itu?

Hampir semua kamera digital memiliki ISO. Dan biasanya ISO didefinisikan dalam kisaran ratusan 100, 500, 800, dll

Dan inilah aturan penting yang harus diingat. ISO yang tinggi pada pengaturan kamera memungkinkan lebih banyak cahaya yang akan diambil pada sensor kamera. Ini dapat memecahkan masalah low light yang Sobat hadapi. Namun, kelemahan menggunakan ISO ini adalah gambar yang ditangkap kamera Sobat akan mendapatkan peningkatan noise. Sehingga hasil jepretan Sobat menjadi sedikit kasar.

Apa artinya ini bagi mereka yang memotret di cahaya rendah dan tidak ingin mengaktifkan flash? Yah, jelas – mendongkrak ISO maksimal. Sobat akan mendapatkan beberapa gangguan pada hasil jepretan – tapi hari ini, kita dapat memanfaatkan software pengolahan digital untuk memperbaikinya.

3 Tips lain Untuk Memotret Cahaya Rendah

Singkatnya, untuk memotret dengan lebih baik dalam kondisi cahaya rendah tanpa menggunakan flash,yaitu mengatur setting ISO ke bagian yang lebih tinggi dari jangkauan. Juga, mengatur kamera ke Aperture Priority dan menetapkan f-stop yang memungkinkan lebih banyak cahaya yang masuk ke dalam kamera (aperture besar). Hal ini juga membantu Sobat untuk memotret dalam mode RAW sehingga Sobat dapat menangkap detail maksimal dalam pemotretan (tidak ada kompresi pada gambar yang diambil).

"Stay Connect" ditangkap oleh nikon ian

“Stay Connect” oleh nikon ian

Dan inilah trik untuk menghilangkan noise yang dihasilkan dari ISO tinggi – yaitu menggunakan software seperti Noise Ninja untuk memperbaikinya. Noise Ninja sangat efektif dalam mengurangi noise pada gambar. Kalau Sobat butuh Noise Ninja, boleh hubungi saya :)

Jadi sekarang Sobat tidak perlu ragu lagi memotret dengan ISO tinggi pada cahaya rendah. Selamat mencoba!

Sumber: photographyschool.com

Tips Fotogarfi Cahaya Rendah/Low Light Tanpa Menggunakan Flash

Memang betul ya Sob, betapa sedikit yang diketahui tentang fotografi cahaya rendah/low light dan mengapa banyak gambar yang hancur ketika lingkungannya terlalu gelap. Bahkan banyak orang yang rela membeli kamera mahal agar masalah low-light ini terpecahkan. Namun apakah solusi itu benar-benar memecahkan masalah itu? WM rasa tidak!

"Sunset di St.Petersburg" oleh Natalia Kryzhanovskaia

“Sunset di St.Petersburg” oleh Natalia Kryzhanovskaia

Yang paling penting adalah memahami kenapa hasil jepretan kita bisa terlihat buruk pada cahaya rendah. Pada artikel kali ini, WM akan sedikit berbagi ilmu yang didapat dari fotografer profesional untuk memahami mekanika pada fotografi cahaya rendah dan mencari solusi sederhana untuk masalah ini. Mudah-mudahan setelah membaca artikel ini kita bisa memotret dalam cahaya rendah sekalipun tanpa menggunakan flash. Read the rest of this entry

Bagaimana Memotret Burung Terbang Di Studio?

Sudah lama ni nggak posting Sob, maklum saking banyak order jadi nggak sempet bikin artikel hehe :D (Nyombong ceritanya), semoga Sobat-sobat tetep setia ya baca artikel WM atau sekedar liat-liat album magazine.

Memotret burung terbang di alam liar mungkin sudah biasa ya Sob?, namun bagaimana memotret burung yang terbang di dalam studio? Inilah yang di lakukan seorang fotografer profesional Jon Meyers ketika salah satu rumah sakit hewan di Oregon, Amerika Serikat (Cascades Raptor Center) ingin memperbarui gambar elang mereka. Apa yang dilakukan Jon Meyer ini terbilang unik karena memotret hewan liar di dalam studio bukanlah hal yang mudah.. :D Yuk kita tonton videonya Sob:

Read the rest of this entry

Album Magazine Ukuran 20×30 landscape – WeddingkuMagazine

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Thanks to Yoga-Cimahi telah mempercayai WM untuk mendesign dan mencetak hasil jepretannya :D

buat Sobat-sobat yang mau cetak, silahkan download dulu pricelistnya disini

Logo TROY Band Akhirnya Resmi

image

Akhirnya grup Band TROY meresmikan logonya setelah beberapa minggu tertunda.

Yang membuat WM bangga sampai-sampai membuat artikel ini, bukan apa-apa Sob hanya saja WM bangga dapat bekerjasama dengan grup yang di gandeng SONY label ini untuk menggarap beberapa sesi fotografi dan sempat juga diberikan kesempatan untuk membuat logonya walau akhirnya logo tersebut di riject oleh pihak SONY..hehe

Nah logo yang diresmikan ini bukan logo yang WM buat, tapi logo ini dibuat khusus oleh SONY,  dan memang logo ini lebih ngena untuk grup band TROY ini.

Selamat buat TROY dengan logo barunya, semoga logonya membawa hoki ya..hehe

Oh iya buat Sobat-Sobat belum mengenal grup band TROY ini, Sobat bisa langsung dengerin musiknya di www.reverbnation.com/troyband, Sobat juga bisa lihat profile grup band ini di situs tersebut.

Selamat berjuang di blantika musik Indonesia TROY dan sukses selalu :D.
image

Workshop KP-BS (Komunitas Photographer Bandung Selatan) di Bale Panyawangan Baleendah Bandung Selatan

Workshop KP-BS (Komunitas Photographer Bandung Selatan) kali ini sangat sarat ilmu karena pembimbingnya adalah kang Ari Angin pemilik Angin Photography (www.anginphotography.com).

lihat video kegiatannya dibawa ini:

Seperti yang pernah saya bahas sebelumnya jika workshop sekarang adalah membahas bagaimana memotret model dengan gaun tradisional.

Teman-teman yang datang sangat antusias, karena yang hadir lebih dari 30 orang. Tidak lupa ucapan terima kasih untuk Resto & Cafe Bale Panyawangan yang telah memberikan izin lokasi pemotretan sehingga workshop kali ini berjalan lancar.

Untuk Sobat yang tidak bisa hadir di workshop kali ini jangan khawatir bisa datang di workshop selanjutnya.

“Keep Photography Be Your Soul”

image

COACHING CLINIC With Ari Angin.

image

Sobat-sobat, KP-BS untuk kesekian kalinya akan mengadakan kembali workshop, yang dimana workshop kali ini akan dipandu oleh Fotografer Nasional Kang Ari Angin dengan tema COACHING CLINIC With Ari Angin.

Acara ini akan diadakan pada hari minggu, 23 maret 2014 pukul 09.00 pagi berlokasi di Cafe n Resto Bale Panyawangan Baleendah

pada workshop ini Kang Ari Angin akan berbagi ilmu mengenai  tips n trik pemotretan model dengan busana tradisional.

Pokoknya buat Sobat di tanggal itu nggak ada acara, boleh gabung dengan kita dengan biaya invest minimal Rp.10.000,- saja Sobat-sobat bisa mendapatkan ilmu dari fotografer profesional Kang Ari Angin.

Ditunggu kehadirannya ya :)

By: KP-BS (Komunitas Photographer Bandung Selatan)

KP-BS Go Internasional

KP-BS (Komunitas Phorographer Bandung Selatan) akhirnya meluncurkan juga buku portfolio-nya, dimana isi dari buku tersebut adalah hasil jepretan teman-teman anggota KP-BS, walaupun tidak semua anggota mengirimkan hasil jepretannya namun antusias mereka juga cukup tinggi.

terbentuknya buku ini tidak lain atas kerja keras para pengurus KP-BS terutama Kang Yosa (Omocha) yang membidangi seksi Wira Usaha, karena memang beliaulah yang pertama kali menyandangkan pembuatan portfolio ini.

yang tidak kalah penting dari moment pembuatan buku yang berisi foto-foto ini adalah buku ini akan diserahkan kepada dinas terkait yang ada di Singapura dan Malaysia, itu artinya KP-BS telah GO International.

Siapa yang tidak bangga dengan komunitas yang terhitung masih bayi ini namun bisa Go Internasional, tentunya semua kawan-kawan KP-BS akan merasakan perasaa yang sama.

Oh iya Sob, tak terasa Komunitas Photographer Bandung Selatan (KP-BS) sudah mau menginjak dua tahun, dan anggotanya sudah hampir 4.000 anggota, semoga komunitas yang kita cintai ini tetap terjaga kekeluargaannya, dan tetap menjadi komunitas yang dicintai oleh para fotografer :).

Keep jepret forever Bro!!

image